- Diabetes tipe 2;
- Penyakit jantung;
- Stroke;
- Tekanan darah tinggi;
- Gangguan metabolisme.
Visceral fat itu bukan “lemak pasif” penyimpan energi. Ia jaringan yang “aktif” seperti organ tubuh. Visceral fat bisa memproduksi berbagai zat kimia yang memengaruhi seluruh tubuh.
Visceral fat disebut aktif secara metabolik karena memiliki banyak sel imun dan pembuluh darah, berinterkasi dengan organ tubuh (hati dan pankreas), serta melepaskan molekul sinyal ke aliran darah.
Zat-zat yang dihasilkan oleh visceral fat menciptakan kondisi peradangan ringan tapi kronis (chronic low-grade inflammation). Ini bukan seperti infeksi akut, tapi “api kecil yang terus menyala”.
perut buncitBaca Juga: Jangan Sepelekan, Kenali 7 Penyebab Perut Buncit Supaya Bisa Kamu Atasi Agar Sehat
Akibatnya, sel menjadi kurang sensitif terhadap insulin, gula darah lebih mudah naik, lemak makin mudah disimpan. Ini pada akhirnya mengarah ke Diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.
Kabar baiknya, visceral fat itu sangat responsif terhadap perubahan gaya hidup. Dengan olah raga yang rutin (misal jalan kaki, lari, atau bersepeda), pola makan yang baik, serta tidur cukup, produksi zat inflamasi ini bisa turun dengan cepat.
Jadi, jika kamu punya ciri perut dengan visceral fat, waspadalah dan mulai untuk menngatur pola makan dan tidur serta aktif berolah raga. ***