Lagi Hobi Lari atau Hyrox tapi Hasilnya Stagnan? Mungkin Masalahnya Ada pada Kualitas Tidur

photo author
Adhityaswara Nuswandana, Pejuang Kantoran
- Kamis, 6 Agustus 2026 | 16:15 WIB
Tubuh tidak menjadi lebih kuat saat berolahraga, melainkan ketika sedang beristirahat. Saat tidur, tubuh memperbaiki jaringan otot yang mengalami kerusakan akibat latihan, memulihkan energi, serta melepaskan hormon pertumbuhan (growth hormone) yang berperan penting dalam proses recovery. (Made by AI/PejuangKantoran.com)
Tubuh tidak menjadi lebih kuat saat berolahraga, melainkan ketika sedang beristirahat. Saat tidur, tubuh memperbaiki jaringan otot yang mengalami kerusakan akibat latihan, memulihkan energi, serta melepaskan hormon pertumbuhan (growth hormone) yang berperan penting dalam proses recovery. (Made by AI/PejuangKantoran.com)

PejuangKantoran.com - Sudah rutin berolahraga tiga hingga lima kali seminggu untuk persiapan Half Marathon atau Marathon pertamamu, atau race Hyrox pertamamu, pola makan juga sudah dijaga, tetapi kenapa berasa performa terasa jalan di tempat? Berat badan sulit turun, massa otot tidak bertambah, atau performa saat berlari dan berlatih justru menurun.

Jika mengalami kondisi tersebut, jangan hanya fokus mengevaluasi intensitas latihan atau menu makanan. Jangan-jangan kualitas tidur juga berperan besar dalam menentukan keberhasilan olahraga dan proses pemulihan tubuh.

Baca Juga: Catatan dari BTN Jakarta Internasional Marathon 2026 (BTN Jakim 2026). Awas Bahaya Heatstroke! Bisa Menyebabkan Gagal Organ sampai Kematian!

Baca Juga: Hyrox dan Lari Duet Olahraga Kekinian yang Sukses Memperpanjang Umur

Latihan Rutin Bukan Utama

Banyak orang menganggap latihan adalah faktor utama untuk mencapai target kebugaran. Padahal, tubuh tidak menjadi lebih kuat saat berolahraga, melainkan ketika sedang beristirahat. Saat tidur, tubuh memperbaiki jaringan otot yang mengalami kerusakan akibat latihan, memulihkan energi, serta melepaskan hormon pertumbuhan (growth hormone) yang berperan penting dalam proses recovery.

Kurang tidur dapat menghambat seluruh proses tersebut. Akibatnya, tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih sehingga performa latihan berikutnya ikut menurun. Inilah alasan mengapa seseorang bisa merasa cepat lelah, kehilangan tenaga, atau tidak mampu meningkatkan intensitas latihan meskipun sudah berolahraga secara konsisten.

Perbaiki Kualitas Tidur

Tidak hanya itu, kualitas tidur juga memengaruhi keseimbangan hormon yang berkaitan dengan nafsu makan. Saat waktu tidur tidak mencukupi, hormon ghrelin yang memicu rasa lapar cenderung meningkat, sementara hormon leptin yang memberikan rasa kenyang justru menurun. Kondisi ini membuat seseorang lebih mudah mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak, sehingga program penurunan berat badan menjadi lebih sulit mencapai hasil yang diinginkan.

Bagi mereka yang gemar berlari, bersepeda, angkat beban, maupun olahraga lainnya, kurang tidur juga dapat menurunkan koordinasi tubuh, waktu reaksi, dan kemampuan berkonsentrasi. Risiko cedera pun meningkat karena tubuh belum benar-benar pulih dari latihan sebelumnya. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa menyebabkan overtraining, yaitu ketika tubuh tidak lagi mampu beradaptasi dengan beban latihan yang diberikan.

Baca Juga: Biar Nggak Bingung Ini Perbedaan Hyrox, CrossFit dan Maraton

Baca Juga: Mindful Running: Ternyata Lari Bisa Menjadi Sesi Meditasi Penurun Stres

Indikasi Tidur Berkualitas

Lalu, bagaimana mengetahui apakah kualitas tidur sudah cukup baik? Salah satu tandanya adalah bangun pagi dengan tubuh terasa segar, tidak mengantuk berlebihan pada siang hari, serta mampu menjalani latihan dengan energi yang stabil. Sebaliknya, jika sering merasa lelah meskipun durasi latihan tidak berubah, bisa jadi tubuh sedang "meminta" waktu istirahat yang lebih berkualitas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Adhityaswara Nuswandana

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X