bugar

Makanan Pedas Disebut Bisa Turunkan Berat Badan! Ini Manfaat Lainnya

Senin, 31 Juli 2023 | 09:00 WIB
3 Kabupaten penghasil cabai rawit terbesar di Jawa Timur. (Instagram/@petanicabairawit)

PejuangKantoran.com - Dalam hal makanan pedas, orang umumnya terbagi dalam dua kategori: Mereka yang suka dan tidak bisa makan jika tidak pedas; dan juga mereka yang menghindarinya dengan cara apa pun.

Jika kamu pecinta segala sesuatu yang pedas, pastinya senang saat tahu bahwa rempah-rempah seperti paprika dan cabai menawarkan lebih dari sekadar rasa. Senyawa dalam makanan pedas tersebut nyatanya memiliki banyak manfaat. 

Makanan pedas mengandung senyawa kimia yang disebut capsaicinoids yang memberikan rasa panas. Capsaicinoids paling terkonsentrasi di lapisan putih lada.

Baca Juga: Orang Pintar Mendengarkan Lagu-lagu Taylor Swift, Survei Sudah Membuktikannya!

Saat menggigit makanan pedas, capsaicin—capsaicinoid paling umum dalam cabai—menempel pada reseptor penginderaan panas di mulut, yang menyebabkan sensasi terbakar.

Selain lezat, berikut adalah manfaat kesehatan dari makanan pedas.

Mendukung kesehatan jantung

Penyakit jantung adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia.

Ada beberapa bukti bahwa makanan pedas dapat menurunkan tekanan darah dan kolesterol, dua faktor risiko utama penyakit jantung.

Tinjauan studi di 2022 menemukan bahwa makanan pedas dapat membantu meningkatkan tekanan darah dan mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung atau stroke.

Selain itu, studi observasi pada 2017 menemukan bahwa makanan pedas juga dapat secara signifikan menurunkan asupan garam harian, preferensi garam individu, dan tekanan darah dengan memodifikasi cara otak merasakan rasa asin.

Tak hanya itu, studi observasi 2017 lainnya mengaitkan makanan pedas dengan penurunan kadar lipoprotein densitas rendah (LDL) atau kolesterol "jahat".

Studi ini juga menemukan bahwa orang yang makan makanan pedas lebih dari lima kali per minggu memiliki lipoprotein densitas tinggi (HDL) atau kadar kolesterol "baik" yang lebih tinggi secara signifikan, daripada mereka yang tidak memakannya.

Meningkatkan kesehatan usus

Halaman:

Tags

Terkini