bugar

Sakit Kepala Reda Saat Minum Kopi, atau Justru Sakit Kepala Ketika Mengurangi Kopi?

Rabu, 18 Januari 2023 | 16:20 WIB
Ilustrasi: Hubungan antara minum kopi dan migrain (Freepik/Master1305)

PejuangKantoran.com - Bagi penderita migrain atau sakit kepala, hubungan antara kafein dan sakit kepala bisa sangat sensitif. Di satu sisi, minum kopi bisa membantu meredakan sakit kepala. Di sisi lain, sakit kepala justru terjadi ketika kita mencoba mengurangi kopi.

Sebagian orang gampang tergantung pada kafein, sehingga ketika berhenti mengonsumsinya secara tiba-tiba bisa menyebabkan reaksi seperti sakit kepala. Namun dalam jumlah yang wajar, reaksi ini umumnya masih dianggap aman bagi kebanyakan orang.

Rata-rata peminum kopi mengonsumsi lebih dari tiga cangkir per hari. Menurut The U.S. Food and Drug Administration (FDA), mengonsumsi kafein hingga 400 miligram (mg) sehari umumnya aman untuk orang dewasa yang sehat.

Baca Juga: 2023, Kopi Susu Aren Bukan Lagi Teman Kerja Kamu! Ini Tren Kopi Tahun Depan

Sebagai referensi, rata-rata secangkir kopi (230 ml) mengandung sekitar 80 hingga 100 mg kafein, dan soda jenis cola mengandung sekitar 30 hingga 40 mg kafein.

Kafein untuk meredakan sakit kepala

Kafein tampaknya bisa menjadi pengobatan yang efektif untuk migrain, atau setidaknya komponen untuk pengobatan migrain akut dari sudut pandang pasien, kata Roderick Spears, MD, ahli saraf dan spesialis sakit kepala di Penn Medicine, Philadelphia.

"Pasien sering melaporkan, kalau mereka minum minuman berkafein yang dikombinasikan dengan obat, biasanya minuman itu membantu selama serangan sakit kepala," kata Dr. Spears.

Mekanisme aksi di balik potensi pereda nyeri yang mengandung kafein berhubungan dengan pembuluh darah, kata Spears.

“Kita tahu, saat migrain, pembuluh darah melebar, dan kafein dianggap bermanfaat karena menyebabkan vasokonstriksi. Itulah yang terjadi saat orang mengonsumsi minuman berkafein atau obat yang mengandung kafein,” katanya.

Baca Juga: Jangan Kebiasaan Minum Kopi Pagi-pagi, Ini Akibatnya!

Sakit kepala sebagai reaksi mengurangi kafein

Di sisi lain, kamu juga bisa sakit kepala ketika mencoba mengurangi kafein. Kalau kamu punya kebiasaan rutin mengonsumsi kafein dalam jumlah yang sama setiap hari, lalu tiba-tiba menguranginya, kemungkinan besar kamu akan mengalami sakit kepala.

Reaksi kafein bukan hanya terjadi pada orang yang minum banyak kopi; itu juga bisa terjadi pada orang yang minum secangkir kecil kopi saja per hari, demikian menurut StatPearls.

Insiden sakit kepala akibat reaksi kafein bisa mencapai 50% -dan itu bisa terjadi pada siapapun, bukan hanya pada orang yang menderita migrain.

Halaman:

Tags

Terkini