Apakah sakit kepalamu akibat reaksi kafein?
Kalau sakit kepalamu terjadi beberapa jam setelah terakhir kamu mengonsumsi kafein atau melewatkan secangkir kopi, itu bisa menandakan terjadinya defisit kafein, kata Spears.
“Biasanya, pertengahan hingga menjelang siang adalah waktu yang umum terjadinya sakit kepala reaksi kafein, karena banyak orang memulai hari dengan kopi atau semacamnya,” katanya.
Baca Juga: Kerjaan Numpuk Masih Harus Antre Bayar Kopi? Ini Perlunya Pakai QRIS
Sakit kepala akibat reaksi kafein bisa berbeda dari serangan migrain, katanya. “Sakit kepalanya cenderung ringan sampai sedang, dan rasanya tidak seperti migrain,” kata Spears.
Meskipun begitu, terlalu banyak mengonsumsi kafein juga bisa menjadi faktor risiko untuk menimbulkan migrain kronis. Migrain kronis biasanya terjadi selama 15 hari atau lebih per bulan.
"Jika ada pasien dengan migrain kronis atau sakit kepala kronis, biasanya saya sarankan untuk melacak sakit kepala mereka. Kemudian, coba kurangi sejauh penggunaan kafein," kata Spears.
Tidak berarti pasien harus berhenti mengonsumsi kafein sama sekali, cukup satu atau dua hari setiap minggu untuk melihat apakah ada bedanya.
Artikel Terkait
3 Alasan Karyawan Harus Membuat Laporan SPT Tahunan Meskipun Pajak Sudah Dipotong Perusahaan
40% Karyawan Tidak Cuti Selama 2022. Apa yang Bisa Dilakukan Atasan Agar Karyawan Tidak Burnout?
Hidden Gems di Bali, Liburan Seru Saat Long Weekend Imlek 2023
Sadari Pentingnya Cuti Haid, Spanyol Masih Usahakan Buat RUU Cuti Haid
Dari Macan yang Garang ke Kelinci yang Lembut: Mengenal Kepribadian Shio Kelinci yang Tenang tapi Lincah