PejuangKantoran.com - Kita sering disarankan untuk mengonsumsi lima porsi buah dan sayuran setiap hari, jika kita ingin sehat dan jarang sakit. Kini, para ahli menemukan bahwa anggur membantu mengurangi kemungkinan terkena demensia di usia lanjut.
Anggur diketahui sebagai buah yang kaya akan senyawa kimia yang meningkatkan kadar bakteri baik dalam usus, dan menurunkan kolesterol. Anggur juga kaya akan antioksidan yang mampu mengurangi risiko berbagai penyakit dan kanker bagi yang rutin mengonsumsinya.
Antioksidan dalam anggur ini bekerja dengan melindungi tubuh dari serangan radikal bebas di dalam tubuh, seperti peradangan atau serangan dari luar seperti polusi, paparan ultra violet, dan asap rokok.
Baca Juga: Efek Negatif Intermittent Fasting Perlu Diketahui Meskipun Efektif Menurunkan Berat Badan
Nah, jika peradangan itu terjadi di dalam otak, itulah yang memicu berkembangnya beberapa bentuk demensia. Kandungan antioksidan dalam anggur mampu melindungi otak dari berkembangnya demensia, dengan memperbaiki fungsi neuron atau sel-sel saraf.
Demensia sebenarnya bukan penyakit yang spesifik, melainkan suatu istilah umum untuk terganggunya kemampuan untuk mengingat, berpikir, berkonsentrasi, berbicara, atau membuat keputusan. Belum lagi, suasana hati yang mudah berubah.
Semua hal ini tentunya akan berpengaruh pada aktivitas sehari-hari dan mengurangi kebahagiaan penderita maupun keluarganya.
Baca Juga: 8 Sarapan Makanan Berenergi yang Bisa Bikin Senin Kamu Jadi Semangat dan Produktif
Western diet
Rangkaian studi yang diterbitkan di jurnal Foods ini menemukan bahwa mengonsumsi anggur memberikan dampak positif pada kesehatan, khususnya mereka yang terbiasa mengonsumsi makanan berlemak ala western diet.
Buat yang belum tahu, western diet atau yang sering disebut American Diet adalah pola makan orang barat yang seringkali tinggi lemak dan garam, tapi rendah asupan sayur dan buah-buahan.
Studi tersebut juga meyakini bahwa anggur mampu membakar kalori dengan membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan menambah peluang hidup hingga lima tahun.
Baca Juga: Nggak Sia-sia, Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari Ternyata Cukup Besar Manfaatnya!
Menurut studi lain dari Western New England University, mengonsumsi anggur juga bisa mengurangi kemungkinan terjadinya penyakit fatty liver. Penyakit fatty liver adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh penyimpanan kelebihan lemak dalam liver.
Sekarang penyakit ini menjadi masalah yang terus berkembang di seluruh dunia, akibat kebiasaan makan yang tidak sehat. Walaupun jarang menjadi fatal, tetapi kalau tidak diatasi bisa menyebabkan gagal hati atau kanker hati.
Artikel Terkait
Gen Z Tertekan Jika Ada Masalah Teknologi, dan Pilih Mangkir dari Rapat Ketika Zoom Lemot
Ide Bekal: 5 Resep Nasi Goreng yang Gampang Banget Dibuat
Berapa Jumlah Kekayaan Meghan Markle Setelah Menikah dengan Pangeran Harry?
Holiday Rock Music Concert, Teman Akhir Pekan Bareng Isyana Sarasvati dan Teddy Adhitya
Kenapa Sih Bos Itu Susah Banget Kasih Apreasi Kerja ke Karyawannya?