• Kamis, 28 September 2023

Tipe dan Ukuran Font Bisa Membuat Catatan Lebih Mudah Diingat, Tapi Ada Syaratnya!

- Jumat, 15 September 2023 | 18:24 WIB
Ilustrasi: Menggunakan jenis font dan ukuran tertentu bisa memudahkan kamu mengingat bacaan.  (Freepik)
Ilustrasi: Menggunakan jenis font dan ukuran tertentu bisa memudahkan kamu mengingat bacaan. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Meskipun catatan tulisan tangan adalah yang terbaik, tetapi ada beberapa manfaat mencatat di komputer atau laptop. Bahkan, ada satu trik yang bisa dilakukan agar catatan ini memiliki manfaat yang maksimal.

Salah satu cara agar catatan digital benar-benar dapat membantu mengingat apa yang telah dicatat adalah dengan memperhatikan font yang digunakan.

Jurnalis Lindsey Ellefson membuat catatan Metode Penelitian dalam font yang tidak biasa dan masih cukup mudah dibaca. Ternyata, ini benar-benar membantunya lebih mudah mengingat.

Baca Juga: 3 Hal Ini Membuatmu Kelihatan Tidak Profesional di Kantor, Jangan Pernah Lakukan!

Saat itulah ia baru menyadari bahwa ada beberapa kegunaan dalam font yang berbeda.

Gunakan Times New Roman untuk memahami bacaan

Seorang peneliti di Universitas Nebraska Omaha pada 2019 menemukan bahwa font yang mudah dibaca seperti Times New Roman membantu peserta penelitian mendapatkan jawaban benar yang lebih banyak saat memahami bacaan.

Penelitian mereka menemukan bahwa dalam teks yang diperluas, Times New Roman secara keseluruhan merupakan font yang memudahkan memahami bacaan.

Jadi, jika kamu harus membaca sebagian besar konten, pertimbangkan untuk menyalin dan menempelkannya ke dalam dokumen Word dan mengubahnya ke font Times New Roman.

Gunakan font yang lebih unik untuk membaca lebih lama

Ada perbedaan antara memahami apa yang kamu baca dan mengingatnya, dan di situlah peran font yang lebih sulit dibaca.

Pada 2010, dua penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Princeton dan Indiana University, menemukan bahwa font yang unik membantu mengingat lebih banyak materi dan mengerjakan ujian dengan lebih baik.

Font yang diteliti tersebut adalah Haettenschweiler, Monotype Corsiva, atau Comic Sans Italicized.

Penyebabnya karena otak harus bekerja lebih keras untuk membaca jenis font tersebut sehingga kamu jadi berusaha lebih keras dan lebih mempertahankan konsentrasi saat membacanya.

Baca Juga: Kerja 25 Tahun di Alexander McQueen, Desainer Kreatif Sarah Burton Resmi Resign

Halaman:

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Lifehacker

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X