Pejuangkantoran.com – Ketika kamu mendapatkan panggilan untuk wawanara kerja, dan menjelang wawancara diajak oleh tim perekrut atau tim HR untuk “ngopi” di pantry, kamu wajib memerhatikan hal-hal berikut ini.
Apa yang dilakukan oleh tim HR atau rekruter ini namanya coffee cup test. Ini bukan untuk mengetes apakah kamu penikmat kopi atau bukan, namun ini hanyalah istilah untuk proses rekrutmen dengan observasi awal.
Ini adalah strategi perekrutan yang dirancang oleh Trent Innes saat ia menjadi Managing Director di Xero di Australia. FYI, Xero adalah software akutansi yang cloud-base yang didesain untuk usaha kecil.
Menurut Trent Innes, dalam setiap wawancara kerja, ia akan mengajak para kandidat ke pantry dan menawari mereka minum, entah itu kopi, teh, minuman ringan, dan sebagainya.
Setelah itu, ia akan mengajak para kandidat untuk kembali ke ruang wawancara. Poin pentingnya adalah di mulai dari sini.
Ini bukan sekadar ujud keramahan Trent Innes, namun strategi dia untuk mengamati para kandidat terkait dengan soft skills mereka.
Baca Juga: 7 Tips Membuatmu Bisa Melalui Wawancara Kerja Berbasis AI dengan Baik!
Dalam coffee cup test ini, yang akan dinilai dari kandidat adalah:
- Sense of ownership: Apakah kandidat merasa bertanggung jawab atas apa yang ia gunakan.
- Inisiatif tanpa instruksi:Apakah ia menunggu disuruh atau langsung bertindak.
- Rasa hormat terhadap lingkungan kerja: Menganggap dapur dan ruang bersama sebagai tanggung jawab kolektif.
- Kerendahan hati: Tidak merasa “terlalu penting” untuk urusan kecil.
- Potensi perilaku jangka panjang: Sikap terhadap cangkir sering dianggap cerminan sikap terhadap tugas-tugas kecil lain.
Ini adalah sejumlah skill atau keterampilan yang jauh lebih sulit untuk diajarkan dibanding keterampilan teknis.
“Satu hal yang selalu saya perhatikan adalah, di akhir wawancara, apakah para kandidat itu membawa cangkir kosong mereka kembali ke pantry?" papar Trent Innes di di podcast The Venture pada tahun 2019, seperti yang dikutip oleh Mamamia.com.
Dalam strategi coffe cup test seperti ini, rekruter atau tim HR sedang mencoba menggali dan mengungkap soft skills calon karyawan.
Baca Juga: Cara Terbaik Menjawab Pertanyaan “Apa yang Bisa Kamu Perbaiki dari Diri Kamu?” Saat Wawancara Kerja
Apa yang diungkapkannya?
- Jika kamu meninggalkan cangkir di ruang wawancara, menandakan bahwa kamu kurang inisiatif, etos kerja yang buruk, atau bahwa kandidat merasa tugas remeh "terlalu rendah untuk mereka".
- Jika kamu mengembalikan cangkir ke pantry, menunjukkan bahwa kamu orang yang penuh pertimbangan, tanggung jawab, bagimu tidak ada tugas yang remeh, dan menunjukkan perilaku yang positif.
Strategi coffee cup test ini dilakukan karena pada dasarnya:
Artikel Terkait
Pertanyaan Utama tentang Penulisan Soft Skills di CV, Salah Satunya Cara Rekruter Mengevaluasinya
Perilaku yang Sering Muncul saat Dewasa Jika Seseorang Punya Masa Kecil Kurang Bahagia
4 Bahasa Tubuh Ini Meningkatkan Kesan Positif Diri Kamu Saat Wawancara Kerja, Salah Satunya Senyum Tulus
Jujur saat Wawancara Kerja Harus, tapi 3 Jawaban Ini Justru Bisa Bikin Kamu Gagal. Kok Bisa?
Meski Cerdas Teknologi, Soft Skills Jadi PR Besar Kaum Milenial dan Gen Z di Dunia Kerja
7 Strategi Jitu Menghadapi Wawancara Kerja dengan Metode Gamified Assessment agar Hasilnya Bagus