PejuangKantoran.com - Bahasa tubuh sering jadi penentu kesan pertama dalam wawancara kerja. Sebelum kata-kata diucapkan, tubuh sudah lebih dulu menyampaikan pesan.
Postur, ekspresi wajah, dan gerakan kecil dapat menunjukkan apakah kamu percaya diri, terbuka, atau justru ragu-ragu.
Menurut Benjamin Granger, psikolog dari perusahaan perangkat lunak Qualtrics, sinyal nonverbal ini sering ditangkap secara otomatis oleh pewawancara.
Menguasai serta menyesuaikan bahasa tubuh dapat menjadi bagian penting untuk membangun kesan yang lebih kuat dan profesional saat berada di depan calon atasan.
Baca Juga: Menggabungkan HR dan IT dalam Satu Divisi Tidak 100 Persen Ideal, Begini Risikonya!
- Awali dengan senyuman yang tulus
Senyuman sederhana bisa membuka pintu menuju percakapan yang lebih hangat.
Ini karena saat senyum muncul secara alami, suasana wawancara akan terasa lebih bersahabat dan tidak kaku.
Senyuman yang tulus biasanya terlihat dari kerutan kecil di sudut mata dan ekspresi wajah yang lebih santai.
Pastikan kamu senyum dengan tulus karena rekruter mampu menangkap perbedaan antara senyuman yang lahir dari ketulusan atau hanya sekadar basa-basi.
Ketika senyuman muncul dari perasaan yang nyaman, tanggapan yang diberikan pun umumnya lebih bersahabat dan positif.
Kesan awal yang baik ini akan memperkuat interaksi di tahap berikutnya.
- Duduk dengan postur tubuh terbuka
Postur tubuh mencerminkan sikap mental dan keterbukaan dalam berkomunikasi.
Duduk tegak dengan bahu rileks dan tangan terbuka memberikan kesan percaya diri dan siap berdiskusi. Arahkan tubuh dan kaki ke arah pewawancara agar perhatian terlihat penuh.
Sebaliknya, menyilangkan tangan atau duduk membungkuk bisa memberi kesan tertutup atau kurang nyaman.
Artikel Terkait
Sudah Kerja Keras, Kok Belum Naik Jabatan Juga? Ini 4 Tips untuk Memahami dan Mengatasinya
Bukan Hanya agar Jadi Pemimpin yang Baik, Ini Alasan Empati Jadi Kunci Utama dalam Kepemimpinan Zaman Sekarang
Dulu Pindah Kerja Bisa Dapat Gaji Lebih Tinggi, Sekarang Tidak Lagi. Kok Gitu?
Sedang Berada dalam Fase Jenuh Bekerja? Lakukan 5 Langkah Ini untuk Menemukan Arah Karir Kamu yang Baru!
Jangan Suka Menunjukkan 'Ketawa Karir' saat Menyampaikan Hal Penting di Tempat Kerja
Selalu Kelihatan Sibuk Kerja Nggak Berarti Produktif! Ini 3 Kesalahpahaman Lainnya tentang Produktivitas
Bekerja dengan Atasan yang Lebih Muda? Ini 8 Tips yang Bisa Dilakukan agar Pekerjaan Tetap Lancar
Perubahan Kecil Ini Bisa Membuat Wawancara Kerja Kamu Lebih Berkesan bagi Rekruter. Apa Itu?
Mau Jadi Jutawan? Ini Rahasia Grant Cardone Bangun Kekayaan yang Bisa Kamu Ikuti!
Menggabungkan HR dan IT dalam Satu Divisi Tidak 100 Persen Ideal, Begini Risikonya!