Bukan Kafe atau Co-Working Space, Ini Alternatif Tempat Kerja Favorit Para Digital Nomad Saat Traveling

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:20 WIB
Ilustrasi: Menjadi pekerja digital nomad ternyata tidak selalu menyenangkan, rasa kesepian juga akan sering dirasakan. (Freepik/Benzoix)
Ilustrasi: Menjadi pekerja digital nomad ternyata tidak selalu menyenangkan, rasa kesepian juga akan sering dirasakan. (Freepik/Benzoix)

PejuangKantoran.com - Bagi banyak pekerja jarak jauh dan digital nomad, bepergian tidak selalu berarti bisa sepenuhnya lepas dari pekerjaan. Laptop tetap menjadi barang wajib di ransel, dan pekerjaan sering kali harus diselesaikan di sela-sela eksplorasi kota baru.

Tantangannya, tidak semua destinasi atau akomodasi menyediakan ruang kerja yang ideal.

Seorang pelancong sekaligus pekerja jarak jauh yang menghabiskan hampir separuh tahunnya berpindah dari satu negara ke negara lain mengungkapkan bahwa kafe dan co-working space bukan selalu solusi terbaik.

 

Baca Juga: Sempat PHK Ribuan Karyawan, IBM Kini Malah Borong Pegawai Baru: Rekrutmen Entry-Level Digeber 3 Kali Lipat!

Meski di negara seperti Vietnam banyak kafe ramah pekerja dengan WiFi kencang dan colokan listrik, ada kalanya pilihan tersebut tidak memungkinkan, baik karena suasana terlalu ramai, waktu terbatas, atau tidak tersedia sama sekali.

Dalam kondisi seperti itu, lobi hotel berbintang justru menjadi alternatif yang tak terduga namun efektif.

Lobi Hotel Bintang Empat dan Lima Jadi Pilihan

Menurut pengalamannya, lobi atau lobby bar hotel berbintang empat dan lima menawarkan lingkungan kerja yang jauh lebih nyaman dan stabil dibanding kafe populer.

Banyak hotel internasional memiliki area lobi yang memang dirancang untuk pertemuan informal, menunggu check-in, atau sekadar bersantai—fungsi yang secara alami cocok untuk bekerja.

Beberapa keunggulan utama lobi hotel sebagai tempat bekerja antara lain koneksi internet yang lebih stabil, suasana yang tenang, serta tidak adanya batasan waktu seperti di kafe.

Baca Juga: Chatbot AI Cenderung Memberi Jawaban Kurang Akurat ke Pengguna yang Bukan Native Speaker

WiFi di area lobi biasanya merupakan guest WiFi yang tidak terlalu padat dan sering kali bisa diakses tanpa harus menginap. Jika diperlukan kode akses, staf hotel umumnya bersedia membantu.

Selain itu, colokan listrik hampir selalu tersedia, meskipun sering tersembunyi demi estetika. Kursi dan meja pun dirancang untuk kenyamanan tamu, sehingga mendukung aktivitas kerja dalam durasi panjang.

Tidak Menarik Perhatian dan Lebih Fleksibel

Bekerja dari lobi hotel juga dinilai lebih “aman” secara sosial. Kehadiran seseorang dengan laptop dan tas kerja bukanlah pemandangan aneh, terutama di hotel besar yang ramai oleh tamu bisnis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Solo Female Travelers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X