Bukan Kafe atau Co-Working Space, Ini Alternatif Tempat Kerja Favorit Para Digital Nomad Saat Traveling

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:20 WIB
Ilustrasi: Menjadi pekerja digital nomad ternyata tidak selalu menyenangkan, rasa kesepian juga akan sering dirasakan. (Freepik/Benzoix)
Ilustrasi: Menjadi pekerja digital nomad ternyata tidak selalu menyenangkan, rasa kesepian juga akan sering dirasakan. (Freepik/Benzoix)

Banyak orang datang lebih awal sebelum check-in atau menunggu penerbangan setelah check-out, sehingga pekerja jarak jauh tidak akan menonjol.

Fasilitas penunjang seperti toilet yang selalu tersedia dan staf yang bisa dimintai tolong untuk menjaga barang menjadi nilai tambah lainnya.

Bahkan, sebagian pekerja jarak jauh mengaku sering bekerja sambil makan malam di lobi hotel, memesan minuman atau makanan ringan sambil menyelesaikan tugas.

Tidak Harus Menginap

Menariknya, bekerja dari lobi hotel tidak selalu mengharuskan seseorang menjadi tamu hotel. Lobi dan lobby bar umumnya terbuka untuk umum. Selama melakukan konsumsi sederhana, seperti memesan air mineral atau kopi, pengunjung dianggap sebagai pelanggan sah.

Hotel-hotel jaringan internasional seperti Marriott, Hilton, Sheraton, hingga InterContinental disebut sebagai pilihan ideal karena terbiasa melayani tamu bisnis dan pertemuan profesional.

Baca Juga: Stella Christie soal Awardee LPDP: Terkadang Bertahan Lebih Lama di Luar Negeri Lebih Bermanfaat

Tips Memilih Lobi Hotel untuk Bekerja

Beberapa tips yang dibagikan bagi pekerja jarak jauh yang ingin mencoba bekerja dari lobi hotel antara lain memilih hotel berukuran besar agar lebih “invisible”, bersikap sopan pada staf, serta tetap melakukan konsumsi jika ditawari. Dengan begitu, kehadiran pekerja jarak jauh tidak dianggap mengganggu operasional hotel.

Fenomena ini menunjukkan bahwa tren kerja fleksibel telah mengubah cara orang memandang ruang kerja. Di era mobilitas tinggi, tempat kerja tidak lagi terbatas pada kantor, kafe, atau co-working space, melainkan bisa hadir di ruang-ruang publik yang selama ini hanya dianggap sebagai tempat transit.

Bagi para digital nomad, lobi hotel kini bukan sekadar tempat menunggu—melainkan ruang produktif yang menawarkan kenyamanan, konektivitas, dan fleksibilitas saat bekerja sambil menjelajah dunia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Solo Female Travelers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X