5 Strategi Mengerjakan Project untuk Mencegah Keteteran dan Nggak Jadi Beban Pikiran

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 7 April 2026 | 17:33 WIB
Ilustrasi: Gunakan aplikasi project management untuk  memantau kemajuan project secara visual. (Unsplash/Kelly Sikkema)
Ilustrasi: Gunakan aplikasi project management untuk memantau kemajuan project secara visual. (Unsplash/Kelly Sikkema)

PejuangKantoran.com - Kamu merasa mentok pas lagi mengerjakan project di kantor? Kamu sudah berusaha keras, tapi rasanya jalan di tempat. Entah karena tugasnya ternyata jauh lebih rumit dari yang kamu bayangkan, atau memang sumber dayanya yang nggak cukup.

Akibatnya, project itu jadi beban pikiran, sampai-sampai rasanya sulit sekali buat mengumpulkan niat untuk mulai mengerjakan, atau bikin kamu jadi mules setiap kali menatap data yang tidak kamu pahami.

Tapi, jangan keburu menyerah. Ada beberapa strategi yang bisa kamu pakai untuk mengerjakan project yang paling bikin kewalahan sekalipun.

Baca Juga: Tanda-tanda Kamu Mulai Keteteran saat Mengerjakan Project, Kapan Harus Memberi Tahu Atasan?

Pecah jadi bagian kecil

Salah satu alasan kita sering malas memulai project adalah karena skalanya yang kelihatan terlalu besar atau rumit. Tapi sebenarnya, kalau dipecah-pecah jadi tugas kecil, semuanya bakal terasa lebih ringan.

Coba buat daftar semua tugas yang ada, lalu bagi lagi jadi langkah-langkah simpel. Fokus kerjakan satu per satu, tidak perlu pusing memikirkan keseluruhan project-nya dulu.

Tentukan tenggat waktu (deadline)

Tanpa deadline, kita bakal gampang banget menunda-nunda pekerjaan. Buat deadline yang realistis dan berikan sedikit ruang untuk hal-hal tak terduga atau proses revisi. Setelah itu, coba hitung mundur dari tanggal tersebut untuk menentukan kapan tiap tugas kecil tadi harus selesai.

Cara ini sangat membantu agar kamu tetap fokus, termotivasi, dan memastikan project kelar tepat waktu.

Baca Juga: Jerome Kurnia Jadi Pastor Lagi dalam 'Kuasa Gelap: Perjanjian Darah' yang Mengangkat Tema Pesugihan

Susun rencana kerja

Setelah daftar tugas dan deadline sudah siap, buat rencana untuk menyelesaikannya. Tentukan apa saja yang kamu butuhkan, berapa lama waktu yang diperlukan untuk tiap tugas, dan urutan kerjanya.

Coba tanya ke diri sendiri: mana tugas yang harus diprioritaskan agar project ini berhasil? Utamakan yang itu dulu. Kamu juga bisa pakai aplikasi project management atau tabel Gantt Chart biar lebih gampang memantau progresnya.

Mulai dari yang paling gampang

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Skill Path, DW Simpson

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X