PejuangKantoran.com - Kamu merasa mentok pas lagi mengerjakan project di kantor? Kamu sudah berusaha keras, tapi rasanya jalan di tempat. Entah karena tugasnya ternyata jauh lebih rumit dari yang kamu bayangkan, atau memang sumber dayanya yang nggak cukup.
Akibatnya, project itu jadi beban pikiran, sampai-sampai rasanya sulit sekali buat mengumpulkan niat untuk mulai mengerjakan, atau bikin kamu jadi mules setiap kali menatap data yang tidak kamu pahami.
Tapi, jangan keburu menyerah. Ada beberapa strategi yang bisa kamu pakai untuk mengerjakan project yang paling bikin kewalahan sekalipun.
Baca Juga: Tanda-tanda Kamu Mulai Keteteran saat Mengerjakan Project, Kapan Harus Memberi Tahu Atasan?
Pecah jadi bagian kecil
Salah satu alasan kita sering malas memulai project adalah karena skalanya yang kelihatan terlalu besar atau rumit. Tapi sebenarnya, kalau dipecah-pecah jadi tugas kecil, semuanya bakal terasa lebih ringan.
Coba buat daftar semua tugas yang ada, lalu bagi lagi jadi langkah-langkah simpel. Fokus kerjakan satu per satu, tidak perlu pusing memikirkan keseluruhan project-nya dulu.
Tentukan tenggat waktu (deadline)
Tanpa deadline, kita bakal gampang banget menunda-nunda pekerjaan. Buat deadline yang realistis dan berikan sedikit ruang untuk hal-hal tak terduga atau proses revisi. Setelah itu, coba hitung mundur dari tanggal tersebut untuk menentukan kapan tiap tugas kecil tadi harus selesai.
Cara ini sangat membantu agar kamu tetap fokus, termotivasi, dan memastikan project kelar tepat waktu.
Baca Juga: Jerome Kurnia Jadi Pastor Lagi dalam 'Kuasa Gelap: Perjanjian Darah' yang Mengangkat Tema Pesugihan
Susun rencana kerja
Setelah daftar tugas dan deadline sudah siap, buat rencana untuk menyelesaikannya. Tentukan apa saja yang kamu butuhkan, berapa lama waktu yang diperlukan untuk tiap tugas, dan urutan kerjanya.
Coba tanya ke diri sendiri: mana tugas yang harus diprioritaskan agar project ini berhasil? Utamakan yang itu dulu. Kamu juga bisa pakai aplikasi project management atau tabel Gantt Chart biar lebih gampang memantau progresnya.
Mulai dari yang paling gampang
Artikel Terkait
Wajarkah Jika Rekruter Meminta Slip Gaji di Kantor Lama sebagai Bukti Penghasilan Kamu?
Nutrisi yang Sering Terlupakan Ini Ternyata Penting untuk Kesehatan Mental
PDSKJI Kritik Promosi Film “Aku Harus Mati” di Ruang Publik: Risiko bagi Kesehatan Mental
Pelatihan Kerja Gratis Dibuka, Ini Jadwal dan Pilihan Jurusannya (Ada Bahasa Jepang Juga, Lho!)
Kerja Sebelum Jam 10 Pagi Bisa Bikin Kamu Tak Fokus Kerja dan Brain Fog
Sinyal “Badai PHK” 3 Bulan Lagi, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Bagaimana Dampak Buruk NPD pada Organisasi Kantor dan Bisa Membuat yang Bertalenta Resign?