Pejuangkantoran.com – Masihkah kamu menyimpan dan membawa bolpoin atau pensil dan buku catatan? Jika masih, kamu gunakan untuk apa?
Bisa jadi, sebagian besar dari kita saat ini sudah tidak pernah menyimpan apalagi membawa bolpoin atau pensil dan buku catatan ke mana-mana.
Sebagian besar pekerjaan dan tugas kita sudah difasilitasi dengan peralatan elektronik, mulai dari ponsel, laptop, desktop, tablet, alat perekam suara dan visual, dan sebagainya.
Peralatan tersebut jelas memudahkan kita dalam menyelesaikan aneka macam tugas dengan lebih cepat dan lebih komprehensif. Misal, aneka macam analisis data bisa dibantu dengan software statitistika atau spreadsheet seperti Excel.
Resume rapat saat ini bisa dicatat secara verbatim dengan bantuan artificial intelligence. Dan aneka tugas dan pekerjaan multitasking jauh lebih mudah dan cepat jika menggunakan laptop/desktop.
Namun ternyata, alat tulis seperti pensil/bolpoin dan buku catatan masih sangat diperlukan. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Pam Mueller (Princeton University) dan Daniel Oppenheimer (UCLA) pada tahun 2014, menunjukkan bahwa peserta yang mencatat dengan tangan memiliki pemahaman konseptual yang lebih baik dibanding mereka yang mengetik secara verbatim.
Lalu penelitian yang dilakukan oleh Flanigan, Wheeler, Colliot, Lu, dan Keira pada tahun 2024, menunjukkan hasil yang kurang lebih sama.
Baca Juga: Orang yang Masih Suka Membuat To Do List dengan Tulisan Tangan Ternyata Punya Kepribadian Ini
Keduanya memang menjadikan mahasiswa dan belajar sebagai konteks penelitian ini. Namun, hasil penelitian ini masih relevan dengan dunia kerja.
Di dunia kerja modern, sebagian besar pekerjaan tidak lagi sekadar mengetik dokumen. Karyawan dituntut untuk:
- memahami informasi yang kompleks,
- menganalisis masalah,
- mengambil keputusan,
- menghasilkan ide baru,
- berkolaborasi,
- mengingat poin-poin penting dari rapat.
Semua aktivitas tersebut melibatkan proses kognitif yang sama dengan proses belajar di kelas.
Jika tulisan tangan membantu deep processing (pemrosesan informasi yang lebih mendalam), maka prinsip tersebut masuk akal diterapkan pada pekerjaan yang menuntut pemikiran mendalam.
Memanfaatkan alat tulis lingkungan kerja masih bisa dilakukan untuk hal-hal berikut:
- Saat rapat
Ketika rapat, banyak orang membuka laptop dan mengetik hampir semua yang dikatakan. Memang mereka memiliki catatan lengkap (verbatim), namun sering kali sulit menjawab pertanyaan seperti:
Artikel Terkait
Agar Bisa Lebih Persuasif dan Lebih Baik Mengambil Keputusan, Perhatikan Kapan Kamu Melakukannya!
Beda Analytical Thinking dan Critical Thinking, Dua Skill yang Dibutuhkan untuk Mengambil Keputusan
Ide Sering Buntu? Ternyata Ini 4 Musuh Kreativitas yang Diam-Diam Membuat Kamu Mandek
Gunakan Emphaty Taking Agar Punya Keputusan yang Lebih Manusiawi dan Kontekstual
Jangan Dibiarkan Berlarut-larut, Ini 7 Cara Menghadapi Pencurian Ide di Tempat Kerja
7 Manfaat One-on-One Meeting Jika Rutin Dilakukan dengan Atasan di Tempat Kerja