Kalau perusahaan butuh waktu lebih dari 10 hari cuma untuk membalas email pelamar, dampaknya bisa fatal. Bukan cuma proses rekrutmen yang terhambat, tapi reputasi perusahaan di mata pencari kerja juga bisa langsung anjlok. Alhasil, mereka jadi malas melamar ke perusahaan tersebut di masa mendatang.
Apalagi di era digital seperti sekarang, rumor soal perusahaan yang suka ghosting pelamar itu cepat banget menyebar. Reputasi seperti ini tentu bakal merugikan perusahaan dalam jangka panjang.
Baca Juga: Bisa Nggak Sih, Ngelamar Lowongan Pekerjaan Jika Tidak Semua Persyaratannya Kita Penuhi?
Pada akhirnya, proses rekrutmen itu harus mengutamakan rasa saling menghormati dan kepercayaan sejak awal.
Bagi perusahaan, memberikan kepastian yang cepat, jujur, dan realistis adalah cara terbaik untuk menunjukkan profesionalisme. Jangan hanya bos-bos perusahaan yang minta dihargai, tapi hargai juga waktu para pelamar untuk membangun loyalitas mereka dalam jangka panjang.
Jika kamu bekerja di HRD, yuk kurang-kurangi kebiasaan nge-ghosting pelamar. Karena dalam dunia kerja, waktu adalah segalanya!
Artikel Terkait
98% Perusahaan Kini Lebih Utamakan Skill Saat Rekrut Karyawan, Bukan dari IPK
Kedutaan Besar Jepang di Indonesia Buka Lowongan Kerja 2026, Dibutuhkan Sekretaris Bagian Politik
Era Serba Digital, Namun Ternyata Bolpoin Masih Sangat Diperlukan untuk Kerja Terutama di Tugas Penting Berikut!
Diminta Perusahaan Ikut Brainstorming? Siapkan 10 Hal Berikut Ini Agar Punya Kontribusi yang Berarti!
Eks Gitaris Efek Rumah Kaca Reza Ryan Buka Lembaran Baru Lewat Proyek Solo Kantusfirmus
Viral! Ikat Rambut Erling Haaland Ternyata Berasal dari Korea, Ini 5 Faktanya
Lagi On Fire Latihan Lari? Jangan Lakukan Setiap Hari, Sisipkan Sesi Recovery Karena Sangat Penting Bagi Performa Kamu!