PejuangKantoran.com - Banyak cara mendapatkan pekerjaan. Misalnya, melamar lewat job portal, LinkedIn, media sosial, atau bahkan informasi dari orang dalam.
Namun, masih ada cara mendapatkan pekerjaan yang mungkin belum kamu ketahui, yaitu cold email.
"Bulan lalu aku balik apply kerja lagi via job portal, sounding sosmed/LinkedIn, sampai nanya-nanya ke temen. tapi ternyata aku dapet kerja justru dari jalur yang jarang dilakukan orang: cold email," tulis pemilik akun X @polemitic.
Baca Juga: Lagi Tren Minum Air Lemon Setiap Hari, Apa Sih Manfaatnya?
Memang apa sebenarnya cold email itu? Ini penjelasan tentang cara mendapatkan pekerjaan menurut @polemitic.
Arti cold email
Kalau menurut Rin, si pemilik akun @polemitic, cold email artinya email lamaran yang menyatakan kamu tertarik bekerja di sana, meski perusahaan tidak sedang open recruitment. Bahkan, kamu tidak kenal siapa-siapa di sana.
Sebenarnya, isi cold email hampir hampir sama dengan email yang biasanya ditulis untuk mengirimkan lamaran open recruitment. Hanya saja yang membedakan adalah kamu mengirimkan email di saat perusahaan tidak membuka lowongan kerja.
Dengan demikian, kata Rin, saat mengirimkan cold email kamu tidak "bersaing" dengan ratusan pelamar di satu waktu.
Situs Top Resume mengatakan, mengirim cold email menunjukkan bahwa kamu bersedia melakukan upaya ekstra untuk mencapai tujuan karir berikutnya, yang mungkin akan mengesankan orang yang menerima email-mu.
Baca Juga: Pemecatan Ketua MK Anwar Usman Tak Serta Merta Akan Memperbaiki Krisis Konstitusi
Cara membuat cold email
Berikut adalah langkah-langkah membuat cold email yang bisa meningkatkan peluangmu mendapatkan pekerjaan–atau koneksi–lewat jalur ini.
1. Temukan orang terbaik untuk dikirimi email
Sebaiknya kamu mengirim email langsung ke orang yang membuat keputusan perekrutan untuk pekerjaan yang kam inginkan. Tempat yang baik untuk mencarinya adalah LinkedIn, situs web perusahaan, atau lewat informasi dari kenalan.