PejuangKantoran.com - C-Suite, atau C-level, adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan pejabat eselon atas dan manajer senior perusahaan.
Posisinya satu tingkat di bawah dewan direksi, meskipun beberapa anggota C-Suite juga bisa duduk di dewan direksi.
Baca Juga: Apa yang Dimaksud C-Suite Level di Perusahaan, dan Apa Saja Skills dan Tanggung Jawabnya?
C-Suite dianggap sebagai pejabat paling berpengaruh di dalam perusahaan. Untuk mencapai eselon tinggi ini biasanya dibutuhkan pengalaman dan keterampilan kepemimpinan yang terasah dengan baik.
Sebutan C-Suite sendiri berasal dari gelar eksekutif senior yang cenderung dimulai dengan huruf C (yang berarti "chief"). Contohnya, Chief Executive Officer (CEO), Chief Operating Officer (COO), dan Chief Information Officer (CIO).
Secara historis, posisi manajemen puncak di perusahaan didominasi kaum pria. Laporan McKinsey & Company tahun 2021 menemukan hanya kurang dari 25% posisi C-Suite yang dipegang kaum perempuan.
Sedangkan di antara perusahaan-perusahaan yang masuk dalam Fortune 500, 10,4% CEO adalah perempuan.
Baca Juga: Mengenal Peran Chief Technology Officer, Mengapa Perusahaan Perlu Memiliki CTO?
Posisi pejabat C-Suite
Meskipun tidak semua bisnis memiliki 10 atau 12 pejabat C-Suite yang berbeda, ada beberapa posisi pejabat C-Suite yang umum di sebagian besar perusahaan, antara lain:
• Chief Executive Officer (CEO)
• Chief Operating Officer (COO)
• Chief Compliance Officer (CCO)
• Chief Human Resources Manager (CHRM)
• Chief Security Officer (CSO)
• Chief Financial Officer (CFO)
• Chief Technology Officer (CTO)
• Chief Marketing Officer (CMO)
• Chief Information Officer (CIO)
Baca Juga: Jadwal Penukaran Uang Baru Lebaran 2024, Jangan Sampai Ketinggalan!
Berikut tugas-tugas pejabat C-Suite paling umum:
Chief Executive Officer (CEO)
Sebagai pejabat perusahaan tertinggi, CEO berperan sebagai wajah perusahaan. CEO akan berkonsultasi dengan anggota C-Suite lainnya untuk mendapatkan saran mengenai keputusan-keputusan besar.