kubikel

Password Terpopuler dan Paling Mudah Ditebak di Indonesia Tahun 2024

Senin, 18 November 2024 | 22:02 WIB
Ilustrasi: Sebanyak 33% orang masih mencatat password di kertas, bukti bahwa pengelolaan password pengguna masih lemah. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Saat ini semua akses penting pasti membutuhkan password. Namun meski sudah diimbau untuk membuat password yang tak mudah ditebak, nyatanya orang Indonesia masih suka memakai kombinasi password klasik yang gampang ditebak.

Penelitian terbaru dari NordPass mengungkapkan fakta mengejutkan: password “123456” masih menjadi pilihan favorit pengguna internet di Indonesia pada tahun 2024.

Tidak hanya itu, “12345” dan “qwerty123” juga menempati posisi puncak sebagai kombinasi yang paling banyak digunakan. Data ini menjadi peringatan serius mengenai kesadaran keamanan digital di kalangan netizen Tanah Air.

Mudah Diingat, Mudah Diretas
Menurut penelitian, 78% dari password yang paling umum di dunia, termasuk Indonesia, dapat diretas dalam waktu kurang dari satu detik. Angka ini meningkat dibandingkan tahun lalu yang berada di 70%. Kombinasi sederhana seperti “123456789,” “qwerty,” hingga kata-kata seperti “password” dan “admin” mencerminkan rendahnya pemahaman pengguna akan pentingnya keamanan digital.

Baca Juga: Ausbildung, Kuliah Gratis Sambil Bekerja Dan Dibayar di Jerman. Cek Syarat-Syaratnya Di Sini!

Di Indonesia, penggunaan kata-kata unik seperti “bismillah,” “indonesia,” atau “sayang” juga mencerminkan pengaruh budaya dan agama. Meskipun memiliki keunikan, penggunaan kata-kata ini tetap rentan terhadap serangan siber berbasis kamus (dictionary attack).

Yang lebih mengkhawatirkan, NordPass juga mencatat bahwa 40% dari password yang digunakan untuk akun pribadi dan korporasi adalah sama. Di Indonesia, kata seperti “admin” menjadi salah satu pilihan umum untuk akun kerja, menunjukkan kurangnya perhatian terhadap keamanan di lingkungan profesional.

“Password yang sederhana mungkin nyaman, tetapi konsekuensinya sangat berisiko. Dalam konteks perusahaan, kelemahan ini dapat membuka pintu bagi peretas untuk mengakses sistem internal perusahaan,” ujar Karolis Arbaciauskas, kepala produk bisnis di NordPass.

Mengapa Password Lemah Berbahaya?
Pengguna internet rata-rata memiliki 168 password untuk akun pribadi dan 87 untuk akun kerja. Jumlah ini membuat pengguna cenderung menciptakan password yang lemah atau bahkan menggunakan ulang password yang sama.

Baca Juga: 5 Rekomendasi dari Dokter Spesialis Pengobatan Tidur untuk Mendapatkan Tidur yang Berkualitas

Dalam serangan siber, hacker sering kali menggunakan teknik brute-force atau memanfaatkan kredensial yang bocor untuk menembus sistem perusahaan.

Jika karyawan menggunakan password yang sama untuk akun pribadi dan profesional, risiko pencurian data meningkat. Hacker dapat mengeksploitasi kredensial pribadi yang bocor untuk mengakses data sensitif perusahaan, yang berpotensi menyebabkan kerugian finansial atau kerusakan reputasi.

 

Tags

Terkini