PejuangKantoran.com - Di antara banyak cara penipuan online, penipuan akun Gmail tetap menjadi target utama bagi para penipu. Untuk menghindarinya, kamu harus memahami apa saja jenis ancamannya.
Inilah yang perlu kamu ketahui tentang penipuan akun Gmail dan cara menghentikannya pada 2025.
1. Serangan link hovering
Ini penipuan yang dilakukan dengan menyamarkan alamat situs agar terlihat aman. Bahkan saat kamu sudah mengarahkan kursor—disebut dengan hover—ke link untuk melihat tujuan aslinya.
Untuk mengetahui link aman atau tidak, caranya adalah dengan mengarahkan kursor ke tautan, tetapi jangan diklik dulu. Lihatlah alamat situs asli yang sudah ditanam.
Saat mengakses dari browser, penampakan link hovering ini dapat ditemukan pada pojok kiri bawah halaman layar. Jadi, jika link bertuliskan "Google.com" maka link akan menampilkan alamat situs asli "https://www.google.com/", bukan alamat lain.
Juru bicara Google mengatakan, ”Sebagai bagian dari perlindungan berbasis AI kami, Gmail mempertimbangkan metode pengaburan link saat mengklasifikasikan pesan, dan secara otomatis memindai lampiran dalam pesan yang dikirim dan diterima untuk mencari virus.”
2. Serangan peretasan 10 detik
Ini bisa terjadi saat kamu memiliki masalah dengan akun Gmail dan bertanya di media sosial.
Baca Juga: 50 Contoh Hook di Instagram yang Bikin Pengguna Nggak Sabar Ingin Baca Isi Kontenmu
Misalnya, kamu memposting pesan yang meminta bantuan untuk mengunci akun Gmail di X. Tunggu selama 10 detik maka akan ada banyak akun penipu yang menawarkan bantuan.
Mereka umumnya akan menawarkan jasa gratis agar kamu menyerahkan informasi rahasia akun.
Padahal, masalah apa pun yang dimiliki dengan Gmail, kamu bisa mencari tahu jalan keluarnya di Google Support.
3. AI deepfakes