Seorang individualis yang memahami cara mereka bekerja sebaik mungkin dapat menjadi aset yang luar biasa bagi perusahaan, karena mereka menghasilkan pekerjaan berkualitas tinggi secara mandiri. Namun jika pekerjaan si individualis ini hasilnya tidak memenuhi standar, lakukan pengawasan yang lebih ketat atau tandemkan dia dengan staf lain yang lebih berpengalaman dia bisa mengembangkan keterampilan sehingga mereka dapat memenuhi standar dengan pendekatan yang mereka sukai.
- Motivator
Ciri-ciri: semangat kerja dan energinya tinggi, suka menyemangati diri sendiri dan orang lain
Si motivator ini percaya pentingnya dorongan pada diri mereka sendiri dan orang lain untuk menyelesaikan pekerjaan sebanyak mungkin. Namun kadang hal ini melampaui batas dan berlebihan dalam memotivasi orang lain. Pada dasarnya, si motivator ini bisa sangat membantu dalam membuat tim menjadi lebih produktif. Namun pastikan dorongan mereka ke orang lain tidak terlalu jauh keluar dari zona nyaman karyawan lain.
- People pleaser
Ciri-ciri: suka menyenangkan orang lain, suka membantu
Di tempat kerja, tipe ini suka menyenangkan dan membantu orang lain, terlepas dari seberapa banyak pekerjaan yang mereka miliki. Ini dapat bermanfaat dalam menciptakan hubungan yang positif. Namun, tetap harus diawasi supaya mereka tidak menjadi mengambil terlalu banyak tanggung jawab orang lain dan terlalu ngotot membantu rekan kerja lain yang tidak membutuhkan bantuan. Ini karena belum tentu orang lain suka diintervensi masalahnya oleh orang lain yang tidak punya kapasitas.
Baca Juga: Dampak Negatif Jadi People Pleaser di Tempat Kerja dan Cara Menghentikannya!
- Perfeksionis
Ciri:ciri detail, berusaha keras memberikan hasil yang baik
Si perfeksionis sangat memperhatikan detail dan berusaha keras menghasilkan produk akhir yang mengesankan. Namun tetap harus dijaga manajemen waktu mereka supaya fokusnya pada kesempurnaan tidak menyebabkan keterlambatan. Selain itu, standar mereka yang tinggi mngkin dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi staf lain. Pastikan mereka tidak menekan diri sendiri dan orang lain secara tidak perlu. Memberikan penguatan positif pada proyek dapat membantu membuat seorang perfeksionis merasa tenang. Bantu si perfeksionis dalam mencapai keseimbangan ideal antara kualitas dan kecepatan.
- Performer
Ciri-ciri: suka menjadi pusat perhatian
Karena suka menjadi pusat perhatian, si performer ini sering kali banyak bicara dan cepat koar-koar tentang kontribusi mereka saat membahas sebuah proyek. Mereka juga sering kali berusaha menarik perhatian dalam percakapan non-pekerjaan. Dia mungkin paling populer, karena sering kali sangat ramah, namun ada kemungkinan karyawan lain tidak suka dengan kepribadian dan sifatnya yang banyak bicara ini. Awasi tipe ini agar hubungan mereka tetap posistif dengan karyawan lain. Jaga jangan menyebabkan ketegangan di antara karyawan lain,
- Si tukang khawatir
Ciri-ciri: cemas, khawatir, kurang percaya diri
Si tukang khawatir membutuhkan validasi yang konsisten untuk meyakinkan mereka bahwa mereka memenuhi harapan dan memberikan hasil yang memuaskan. Bangun kepercayaan diri mereka. Ketika si tukang khawatir berkurang kecemasannya, mungkin mereka menjadi lebih mandiri dan menghasilkan pekerjaan yang lebih berkualitas.
- Pekerja yang berorientasi ke atas
Pekerja yang berorientasi ke atas ini membedakan perlakuannya terhadap atasan/karyawan senior dengan karyawan selain itu. Saat berbicara dengan atasan/staf senior, mereka berperilaku seperti orang yang menyenangkan. Sementara dengan staf selain itu mungkin mereka cenderung suka mengkritik semaunya. Perilaku seperti ini dapat menimbulkan masalah dengan rekan sejawat mereka. Sebagai manajer/atasn mereka, ingatkan ke mereka bahwa semua karyawan harus dihormati dan diperlakukan sama.