PejuangKantoran.com - Banyak yang beranggapan kalau orang yang sibuk menjadi tanda bahwa orang tersebut produktif. Padahal, ini tak selalu benar.
Orang yang terlihat sibuk dalam menjalani aktivitas sehari-hari, belum berarti produktif. Ini karena kualitas pekerjaan jauh lebih penting daripada kuantitas.
Agar kamu bisa bekerja dengan lebih efisien, cobalah untuk mengelola waktu sesuai dengan ritme kerja otak.
Dengan memahami kapan otak bekerja dengan optimal dan kapan energi mulai menurun, kamu bisa menyelesaikan pekerjaan dengan lebih efektif dan tanpa stres berlebihan.
Baca Juga: Lowongan Kerja: VP-Head of Sales Performance Circle Java PT Indosat Tbk
Atur kerja otak agar bekerja efektif
Menyesuaikan jadwal kerja dengan ritme alami otak tidak hanya membuat pekerjaan lebih efisien, tetapi juga membantu mengurangi stres dan mencapai target dengan lebih mudah.
Inilah yang membuat beberapa orang melakukan aktivitas fisik di siang hari, seperti berolahraga, karena dapat membantu menemukan solusi untuk masalah yang sulit dipecahkan.
Bahkan, penelitian di bidang ilmu saraf mendukung pendekatan ini.
Menurut David Rock, pendiri NeuroLeadership Institute, orang-orang yang sukses mampu mengatur kerja otak mereka dengan lebih efektif.
Mereka biasanya mengerjakan tugas penting di pagi hari, saat otak berada dalam kondisi paling optimal.
Sementara itu, tugas ringan seperti mengecek email atau mengumpulkan informasi dilakukan ketika energi mulai berkurang.
Lalu, mereka juga tahu kapan harus berhenti memikirkan suatu masalah dan membiarkan alam bawah sadar membantu menemukan solusinya.
Baca Juga: Ini Alasan Balanced Diet Penting Dalam Menjaga Kesehatan. Berikut Panduan Menunya!