PejuangKantoran.com - Sesuai namanya, Business-to-Consumer atau B2C Sales Director (Direktur Penjualan B2C) memiliki tugas utama untuk menjual kepada pelanggan perorangan untuk penggunaan pribadi.
Tanggung jawabnya adalah mendapatkan pemahaman menyeluruh tentang pelanggan untuk menentukan pesan yang tepat dan membentuk taktik penjualan demi meningkatkan penjualan dari waktu ke waktu.
Perusahaan dengan model marketing B2C akan menjual produk dan layanan mereka kepada konsumen perorangan, yang biasanya membuat keputusan pembelian sendiri.
Baca Juga: Dikelola dengan Prinsip Syariah, Ini Keuntungan Berinvestasi di Sukuk Tabungan ST014
Untuk itu, B2C Sales Director sering berurusan dengan customer service representatives atau perwakilan layanan pelanggan, bukan manajer account (klien) khusus.
Lalu, karena penetapan harga yang sederhana dengan sedikit atau tanpa negosiasi, siklus penjualan B2C lebih cepat. Meskipun volume dan frekuensi pemesanan cenderung lebih rendah, yang membuat persaingan bisa sangat ketat.
Tanggung jawab B2C Sales Director
1. Membangun strategi penjualan untuk menjangkau pelanggan
Ada banyak alasan konsumen melakukan pembelian, seperti emosi, keinginan, merek, dan biaya.
Inilah yang menjadi tugas Direktur Penjualan B2C, yang bekerja sama dengan bagian pemasaran, yaitu untuk memutuskan bagaimana cara menarik perhatian audiens, serta memilih saluran dan metode komunikasi yang tepat.
Baca Juga: Sukuk Tabungan Seri ST014 Sudah Bisa Dipesan! Ini Timeline serta Syarat dan Ketentuannya
2. Memanfaatkan data
Pekerjaan B2C Sales Director berbasis data, yang membuatnya harus mengumpulkan informasi di setiap titik kontak dengan pelanggan untuk membantu menginformasikan strategi penjualan.
Pengetahuan ini kemudian akan digunakan untuk mempersonalisasi pengalaman, meningkatkan retensi pelanggan, dan pembelian berulang.
3. Mengoptimalkan saluran penjualan