kubikel

Benarkah Kerja Harus Sesuai Passion dan Tak Boleh Sering-Sering Pindah Kerja? Dengarkan Pendapat Ahli Ini!

Minggu, 16 Maret 2025 | 09:53 WIB
Menetapkan rasa bangga atas pekerjaanmu lebih baik daripada mengejar pekerjaan yang sesuai passion. (Freepik)

Pejuangkantoran.com - Apa saran mengenai karir atau pekerjaan yang sering kamu dengar? Mungkin kerja harus mengikuti passion atau bahkan tak boleh pindah-pindah pekerjaan.

Meski saran ini pasti ada alasannya dan memiliki niat yang baik, tetapi belum tentu harus diikuti. Apalagi ada banyak saran terkenal yang sebenarnya sudah tidak relevan lagi saat ini.

Berikut adalah lima saran dalam dunia kerja yang sudah basi dan alternatif lain yang bisa dipertimbangkan sebagai gantinya.

  1. Kerja harus sesuai passion

Dorongan untuk menyelaraskan pekerjaan dengan apa yang kamu sukai memang masuk akal. Namun, merasa seperti kamu harus "menemukan passion" dapat membuat gagal.

Menurut Jochen Menges, profesor manajemen SDM dan kepemimpinan di Universitas Zurich, pendekatan yang lebih baik adalah menetapkan tujuan emosi yang ingin kamu rasakan dalam pekerjaan Anda, seperti rasa bangga.

"Jika kamu menyelaraskan kebutuhan emosional dengan pekerjaan yang dilakukan, maka hasilnya jauh lebih baik dan bahkan bisa mempercepat karir,” katanya.

Baca Juga: Apa Itu Bekerja dengan Passion dan Bagaimana Cara Menemukan Passion Kamu dalam Bekerja?

  1. Tangga karir di perusahaan harus didaki

Christian Tröster, profesor kepemimpinan dan perilaku organisasi di Universitas Logistik Kühne Jerman, mengatakan bahwa gagasan untuk meningkatkan hierarki perusahaan telah ketinggalan zaman. 

Menurutnya, daripada menaiki tangga, tujuan yang lebih baik bagi pekerja adalah menjadi "sukses secara psikologis". Ini membuat tujuan akhir karir kamu adalah merasa bangga dan berprestasi.

Karena karier saat ini tidak lagi linier, kamu lebih baik mengejar karir portofolio atau melakukan beberapa pekerjaan untuk mencari nafkah sambil mempertahankan fleksibilitas.

  1. Jangan pindah-pindah pekerjaan

Sebelumnya, banyak ahli yang menyarankan untuk menghindari berganti pekerjaan setidaknya selama satu tahun agar tidak terlihat sebagai karyawan yang tidak bisa bertahan atau tidak berkomitmen.

Sekarang zaman sudah berubah. Warrell mengatakan bahwa perubahan pekerjaan yang "cerdas"—yang bahkan dilakukan secara berurutan—justru bisa menunjukkan bahwa kamu memiliki tanggung jawab ekstra dan mampu mengembangkan keterampilan baru.

"Berpindah-pindah pekerjaan sekarang bisa dilihat sebagai tanda ambisi dan kemampuan beradaptasi, bukan ketidakstabilan," ujarnya.

  1. Cukup fokus pada keterampilan teknologi

Penguasaan teknis memang penting, tetapi itu bukan satu-satunya rute menuju kesuksesan karier.

Halaman:

Tags

Terkini