kubikel

Benarkah Kerja Remote Bikin Orang Sulit Basa-Basi dan Malas Keluar Rumah, Bahkan untuk Urusan Non Pekerjaan?

Rabu, 14 Mei 2025 | 16:53 WIB
Remote working kadang membuat seseorang menjadi kurang pandai dalam berbasa-basi. (charmax22)

Pejuangkantoran.com - Kerja remote atau jarak jauh memang memiliki manfaat positif, paling utama adalah tak perlu melakukan perjalanan pergi dan pulang kantor.

Namun, cara kerja ini juga memiliki dampak buruk pada keterampilan sosial. Paling tidak itulah yang ditemukan dalam survei yang dilakukan Resume Builder.

Menurut temuan mereka, dari 1.000 karyawan remote yang disurvei, 25% diantaranya melaporkan bahwa kemampuan sosial mereka menurun sejak beralih ke pekerjaan remote.

Generasi milenial disebut menjadi kelompok yang paling mungkin mengalami penurunan keterampilan sosial, dengan 28% karyawan yang melaporkannya.

Selain itu, orang-orang yang baru menjalani pekerjaan remote dan yang tinggal sendiri juga lebih mungkin mengalami penurunan kemampuan sosial.

Baca Juga: Gen Z Suka Remote Working Tapi Tak Suka Diawasi. Peran Manajer Tergantikan Oleh AI?

Kontak mata dan berbasa-basi jadi lebih sulit dilakukan

Pergeseran dari interaksi tatap muka membuat beberapa pekerja merasa terisolasi dan kurang percaya diri dalam lingkungan sosial.

Di antara pekerja jarak jauh yang disurvei, 20% mengatakan bahwa mereka merasa lebih cemas dalam situasi sosial sekarang, sedangkan 20% lainnya merasa lebih minder.

Sejak bekerja dari jarak jauh, ada 27% pekerja yang lebih kesulitan dalam berbasa-basi, 18% memulai percakapan, 16% menjaga kontak mata, 15% melanjutkan percakapan, dan 15% berpartisipasi dalam diskusi kelompok.

Kepala Penasihat Karier Resume Builder, Stacie Haller, menyebut bahwa karyawan yang kesulitan beradaptasi dengan lingkungan kerja remote kebanyakan terjadi pada mereka yang memulai karirnya di lingkungan kantor tradisional.

"Untuk mengatasi tantangan ini, tim SDM dan manajer harus secara proaktif terlibat dengan tenaga kerjanya. Lakukan komunikasi yang terbuka dan konsisten, begitu juga dengan pelaksanaan program pelatihan dan pembinaan,” jelasnya.

Dengan membina lingkungan yang mendukung, perusahaan dapat mengurangi perasaan terisolasi karyawan dan membekali mereka dengan alat yang dibutuhkan untuk berhasil dalam lingkungan kerja remote.

 

Halaman:

Tags

Terkini