3. Kembangkan keterampilan video call
Komunikasi melalui video memerlukan perhatian lebih karena tidak semua isyarat nonverbal dapat dengan mudah dipahami.
Jadi, pastikan kamu tampil profesional dengan memastikan virtual background dan penampilan kamu tetap formal. Ini menjadi langkah awal yang penting dilakukan.
Baca Juga: Contoh Pre Sleep Routine Harian dan di Akhir Pekan Buat Pekerja Kantoran
Selama video call, andalkan isyarat komunikasi seperti gerakan tangan untuk membantu membangun kepercayaan dan membuat percakapan lebih bermakna.
Selain itu, kamu bisa memastikan keterlibatan penuh dalam percakapan dengan menghindari gangguan untuk membangun hubungan yang kuat.
4. Cari kesempatan di acara networking
Meskipun sebagian besar interaksi terjadi secara virtual, acara networking tetap bisa menjadi peluang berharga. Lakukan interaksi dengan orang-orang yang memiliki tujuan yang sama, yaitu berjejaring.
Baca Juga: 6 Mitos Bahasa Tubuh yang Sering Disalahpahami, Menghindari Kontak Mata Pasti Tanda Berbohong?
Siapkan informasi diri untuk menjawab pertanyaan yang relevan agar percakapan lebih efektif. Setelah acara, tindaklanjuti dengan mengirimkan email atau pesan singkat dengan orang-orang yang kamu angggap “penting” untuk mengingatkan siapa diri kamu dan alasan ingin terhubung.
Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, membangun networking dari jarak jauh tidak hanya akan lebih mudah, tetapi juga lebih produktif. Bukan tidak mungkin kamu akan mendapatkan peluang kerja sama yang lebih baik nantinya.