Lama-lama kamu merasa bekerja hanya untuk bertahan hidup. Kalau semangat kerja tim sudah turun, biasanya butuh waktu lama untuk bisa pulih.
Perubahan budaya kerja dan peran pemimpin
PHK juga mengubah budaya kerja. Karyawan yang bertahan jadi merasa bersalah karena tetap bertahan sementara sebagian rekan kerja harus pergi.
Media sosial yang dipenuhi kabar PHK bikin rasa cemas makin besar. Kantor yang dulu ramai bisa jadi terasa lebih sepi.
Rasa percaya diri turun sebagai dampak PHK, tetapi karyawan jadi enggan memberikan usaha ekstra. Butuh waktu dan usaha untuk mengembalikan semangat kerja seperti semula.
Baca Juga: Ghost Vacationing, Tren Liburan Diam-Diam yang Mulai Marak di Dunia Kerja
Di masa ini, peran pemimpin sangat penting. Kamu butuh tahu alasan keputusan PHK diambil dan seperti apa rencana perusahaan ke depan.
Transparansi seperti ini akan membuat kamu merasa lebih tenang dan bisa fokus pada pekerjaan.
Program pelatihan atau pengembangan keterampilan juga membantu kamu merasa lebih siap menghadapi perubahan dan tidak takut digantikan oleh teknologi.
Selain itu, mendengarkan keluhan atau kekhawatiran kamu juga penting supaya kamu merasa didengar. Kamu bisa melakukan aktivitas bersama tim yang bisa membantu kamu kembali terhubung dengan rekan kerja.
Dengan melakukan hal-hal sederhana tersebut, karyawan yang bertahan bisa memulihkan rasa kebersamaan dan membuat lebih semangat bekerja.