PejuangKantoran.com - Menjadi seorang automation engineer bukan hanya soal bisa menjalankan mesin atau menulis kode. Pekerjaan ini cukup kompleks sehingga kamu perlu menguasai beberapa keterampilan teknis sekaligus kemampuan nonteknis.
Agar lebih mudah dipahami, berikut delapan keterampilan utama yang wajib kamu kuasai kalau ingin sukses bekerja di bidang otomasi.
- Paham bahasa pemrograman
Hal pertama yang wajib kamu kuasai tentu saja bahasa pemrograman. Ini adalah fondasi dari hampir semua pekerjaan otomasi.
Kamu nggak perlu menguasai semuanya sekaligus, tetapi bisa mulai dari bahasa yang paling umum digunakan, seperti C/C++, Python, Java, Ruby, atau Shell. Semakin banyak yang kamu kuasai, semakin besar peluang kamu di pasar kerja.
Baca Juga: Lowongan Kerja Case Monitoring Team Staff 24/7 di PT International Services Pacific Cross
- Mengenal alat dan sistem otomatisasi
Insinyur otomasi bekerja dengan banyak perangkat dan sistem. Jadi, kamu perlu mengerti cara kerja beberapa komponen penting berikut.
- Kontrol: Bagian yang menerima input dan memberi instruksi ke output.
- Komputer: Biasanya digunakan untuk menjalankan dan mengawasi sistem otomatis, dan Linux adalah OS yang paling sering dipakai.
- Sensor pengukuran: Dipakai untuk membaca data penting. Kadang perangkat IoT juga digunakan untuk ini.
- Aktuator: Bagian yang menggerakkan sistem berdasarkan instruksi. Contohnya rotor, piston, sampai driver printer atau sistem robotik.
- Software testing otomatis: Digunakan untuk mengecek apakah sistem berjalan akurat dan bebas error.
Memahami alat-alat ini akan memudahkan kamu bekerja di berbagai proyek otomasi, baik di perangkat fisik maupun digital.
- Jago menguji dan debugging
Dalam dunia otomasi, kemampuan ini sangat penting. Kamu akan sering melakukan unit testing untuk memastikan setiap bagian kode bekerja dengan benar.