Kecuali, kalau syaratnya pengalaman 3–5 tahun dan kamu punya rekam jejak prestasi yang luar biasa di tahun kedua, coba aja.
Dampak buruk melamar pekerjaan di atas kualifikasi
Sering asal kirim CV ke posisi di luar kemampuan bisa merusak reputasimu di mata HRD. Bayangkan saja, rekruter kadang menemukan nama yang sama melamar ke 20 posisi berbeda di perusahaan yang sama tanpa ada satu pun yang cocok dengan profilnya.
Akibatnya, ketika suatu saat muncul posisi yang benar-benar pas buat orang tersebut, rekruter sudah telanjur mencapnya sebagai kandidat yang tidak kredibel dan tidak serius.
Selain itu, banyak pelamar yang tidak mengukur kemampuan diri (alias nggak tahu diri). Sebagai contoh, ada lowongan untuk Digital Account Manager dengan syarat utama wajib fasih berbahasa Jerman. Namun, lebih dari separuh pelamar yang masuk sama sekali tidak bisa berbahasa Jerman.
Baca Juga: Perusahaan Periklanan Perancis Publicis Groupe Buka Lowongan Kerja Media Performance Manager
Sama halnya ketika perusahaan mencari orang berpengalaman di bidang media sales, pelamar dengan latar belakang sales dari industri lain yang tidak relevan kemungkinan besar tidak akan dilirik jika saingan lainnya melimpah.
Coba deh posisikan dirimu di sisi rekruter. Apa yang kira-kira bisa bikin mereka bersemangat buat memberi kamu kesempatan wawancara? Nah, itulah yang harus terlihat di CV-mu.
Kalau kamu sendiri bingung apa nilai jualmu untuk posisi tersebut, jangan harap rekruter mau meluangkan waktu untuk mencarinya. Lebih baik move on dan cari lowongan lain yang bisa kamu menangkan dengan usaha yang lebih maksimal.
Mengejar posisi yang sedikit di atas skill yang kamu punya saat ini memang bagus untuk perkembangan karier jangka panjang. Namun, melamar posisi yang tidak sesuai kemampuan hanya akan bikin kamu frustrasi.