kubikel

Baru Hari Pertama Kerja Sudah Terasa Aneh? Ini 7 Tanda Kamu Masuk Lingkungan Kerja Toxic

Jumat, 14 Agustus 2026 | 09:10 WIB
Menghadapi rekan kerja dengan sifat NPD akan membuat lingkungan kerja menjadi toxic. Bagaimana cara menghadapinya? Salah satu cara adalah pasang muka datar dan berikan respon yang singkat dan datar agar mereka kehilangan minat untuk memancing emosi Kamu. (Pejuang Kantoran/Google Gemini)

PejuangKantoran.com - Hari pertama bekerja biasanya menjadi momen yang penuh harapan. Setelah melewati proses melamar, wawancara, hingga akhirnya diterima, seseorang tentu berharap mendapatkan lingkungan kerja yang nyaman dan suportif.

Namun, tidak semua tempat kerja memberikan kesan yang menyenangkan. Bahkan, sejumlah tanda bahwa sebuah lingkungan kerja berpotensi toxic ternyata bisa terlihat sejak hari pertama.

Menurut sejumlah pakar yang dikutip dalam laporan HuffPost, pekerja baru sebaiknya memperhatikan bagaimana rekan kerja, atasan, serta budaya perusahaan memperlakukan orang-orang di dalamnya. Beberapa tanda mungkin terlihat sepele, tetapi jika terjadi secara konsisten, bisa menjadi sinyal adanya masalah yang lebih besar. 

Baca Juga: Tips Menulis Email untuk Mengajukan Izin WFH, Kalau Bisa untuk Kesempatan Jangka Panjang

1. Tidak Ada yang Menyambut Kamu

Hari pertama kerja seharusnya menjadi waktu ketika perusahaan membantu karyawan baru beradaptasi.

Namun, jika sejak datang tidak ada yang memperkenalkan diri, menjelaskan pekerjaan, atau bahkan sekadar menyambut kehadiranmu, kondisi tersebut patut diperhatikan.

Menurut pakar yang dikutip HuffPost, ketidakpedulian rekan kerja bisa menunjukkan bahwa mereka terlalu stres, tidak memiliki waktu untuk membantu, atau memang sudah terbiasa dengan lingkungan kerja yang tidak sehat. 

Hal yang sama juga bisa terjadi pada pekerjaan remote. Misalnya, tidak ada pengenalan dalam pertemuan virtual atau tidak ada persiapan apa pun sebelum kamu mulai bekerja.

2. Melihat Orang Dipermalukan dan Semua Diam

Tanda berikutnya adalah ketika kamu menyaksikan seseorang diperlakukan dengan kasar, direndahkan, atau bahkan diteriaki, tetapi tidak ada satu pun orang yang berusaha menghentikannya.

Lebih mengkhawatirkan jika perilaku tersebut dilakukan oleh atasan atau dibiarkan begitu saja oleh manajemen.

Lingkungan kerja yang sehat seharusnya memiliki batas yang jelas mengenai bagaimana seseorang memperlakukan koleganya. Jika perilaku kasar justru dianggap sebagai sesuatu yang normal, besar kemungkinan hal tersebut sudah menjadi bagian dari budaya perusahaan. 

Baca Juga: Mau Tinggal di New Zealand Dikelilingi Pegunungan dan Kuda? Ada Kesempatan Volunteer Ini

3. Baru Kenal, Sudah Diajak Bergosip

Kamu baru beberapa jam bekerja, tetapi sudah ada rekan kerja yang sibuk membicarakan keburukan atasan atau kolega lain?

Sebaiknya jangan langsung menganggapnya sebagai cara untuk mencairkan suasana.

Halaman:

Tags

Terkini