PejuangKantoran.com - Hari pertama bekerja biasanya menjadi momen yang penuh harapan. Setelah melewati proses melamar, wawancara, hingga akhirnya diterima, seseorang tentu berharap mendapatkan lingkungan kerja yang nyaman dan suportif.
Namun, tidak semua tempat kerja memberikan kesan yang menyenangkan. Bahkan, sejumlah tanda bahwa sebuah lingkungan kerja berpotensi toxic ternyata bisa terlihat sejak hari pertama.
Menurut sejumlah pakar yang dikutip dalam laporan HuffPost, pekerja baru sebaiknya memperhatikan bagaimana rekan kerja, atasan, serta budaya perusahaan memperlakukan orang-orang di dalamnya. Beberapa tanda mungkin terlihat sepele, tetapi jika terjadi secara konsisten, bisa menjadi sinyal adanya masalah yang lebih besar.
Baca Juga: Tips Menulis Email untuk Mengajukan Izin WFH, Kalau Bisa untuk Kesempatan Jangka Panjang
1. Tidak Ada yang Menyambut Kamu
Hari pertama kerja seharusnya menjadi waktu ketika perusahaan membantu karyawan baru beradaptasi.
Namun, jika sejak datang tidak ada yang memperkenalkan diri, menjelaskan pekerjaan, atau bahkan sekadar menyambut kehadiranmu, kondisi tersebut patut diperhatikan.
Menurut pakar yang dikutip HuffPost, ketidakpedulian rekan kerja bisa menunjukkan bahwa mereka terlalu stres, tidak memiliki waktu untuk membantu, atau memang sudah terbiasa dengan lingkungan kerja yang tidak sehat.
Hal yang sama juga bisa terjadi pada pekerjaan remote. Misalnya, tidak ada pengenalan dalam pertemuan virtual atau tidak ada persiapan apa pun sebelum kamu mulai bekerja.
2. Melihat Orang Dipermalukan dan Semua Diam
Tanda berikutnya adalah ketika kamu menyaksikan seseorang diperlakukan dengan kasar, direndahkan, atau bahkan diteriaki, tetapi tidak ada satu pun orang yang berusaha menghentikannya.
Lebih mengkhawatirkan jika perilaku tersebut dilakukan oleh atasan atau dibiarkan begitu saja oleh manajemen.
Lingkungan kerja yang sehat seharusnya memiliki batas yang jelas mengenai bagaimana seseorang memperlakukan koleganya. Jika perilaku kasar justru dianggap sebagai sesuatu yang normal, besar kemungkinan hal tersebut sudah menjadi bagian dari budaya perusahaan.
Baca Juga: Mau Tinggal di New Zealand Dikelilingi Pegunungan dan Kuda? Ada Kesempatan Volunteer Ini
3. Baru Kenal, Sudah Diajak Bergosip
Kamu baru beberapa jam bekerja, tetapi sudah ada rekan kerja yang sibuk membicarakan keburukan atasan atau kolega lain?
Sebaiknya jangan langsung menganggapnya sebagai cara untuk mencairkan suasana.
Artikel Terkait
Pencerahan Horor di Hari Senin: Mengapa Keinginan Resign Selalu Memuncak di Awal Pekan?
8 Langkah Untuk Meningkatkan Self-Driven Untuk Diri Sendiri Karena Karakter Ini Bukan Bawaan Bayi!
7 Cara Cara Meminta Naik Gaji Tanpa Terlihat Seperti Sedang Mengancam Resign
Gaji Naik atau Jabatan Naik? Dilema Karier Pekerja Muda di Jakarta dan Kota-Kota Besar
Mau Kerja Dengan Waktu dan Tempat yang Fleksibel? Kamu Wajib Menerapkan Agile Working!
Ownership Itu Bisa Menjadikan Proyek Selesai dengan Baik. Hindari Salah Paham yang Umum Terjadi, Ya!
Takut AI Merebut Pekerjaan? Ini 5 Skill yang Bikin Gen Z Tetap Dibutuhkan di Dunia Kerja
Kalau Ada Syarat 'Good Looking' dan Batas Umur Saat Cari Kerja, Bisa Lapor ke Kemnaker!
Belajar Agile Working a la Spotify Bagi yang Sedang Merintis Start Up Baru!
Tips Menulis Email untuk Mengajukan Izin WFH, Kalau Bisa untuk Kesempatan Jangka Panjang