PejuangKantoran.com - Saat memilih universitas untuk melanjutkan studi S2, yang harus kamu pertimbangkan jangan hanya nama besar, jurusan, dan peringkatnya. Apalagi jika kamu ingin memilih universitas di Inggris untuk beasiswa Chevenig.
Wajib diingat kalau beda universitas, maka akan beda pula pengalaman yang ditawarkan. Jadi, kamu harus memilih universitas di Inggris yang memang sesuai dengan keinginan dan kebutuhanmu.
Berikut adalah tip cara memilih universitas di Inggris yang tepat untuk studi pascasarjana.
Baca Juga: Sabaaar.... Pendaftaran Chevening Scholarships Baru Akan Dibuka Agustus 2023
Perguruan tinggi vs universitas nonperguruan tinggi
Salah satu hal pertama yang harus diputuskan saat memilih universitas di Inggris adalah apakah kamu memilih perguruan tinggi atau universitas nonperguruan tinggi.
Perguruan tinggi adalah sub-bagian dari universitas dan memiliki dua jenis utama.
Pertama, universitas federal seperti University of London. Contoh perguruan tinggi University of London adalah King's College dan Imperial College. Keduanya adalah lembaga pengajaran.
Jenis kedua yaitu perguruan tinggi residensial. Ini adalah divisi universitas yang menempatkan aktivitas akademik dalam lingkungan komunitas mahasiswa dan fakultas.
Universitas perguruan tinggi paling terkenal di Inggris adalah University of Oxford dan University of Cambridge.
Namun, ada universitas lain juga memiliki perguruan tinggi, termasuk Durham University dan University of York.
Salah satu keuntungan mendaftar ke universitas dengan sistem perguruan tinggi adalah memungkinkan kamu memasuki komunitas yang lebih kecil setelah tiba di sana.
Perguruan tinggi seringkali memiliki klub, tim olahraga, dan fasilitas sendiri yang dapat kamu gunakan. Ini bisa menjadi penyelamat bagi mahasiswa yang suka merasa kesepian.
Namun, jika kamu lebih suka memiliki kebebasan untuk bersosialisasi dalam kelompok siswa yang lebih besar dan tidak terbatas pada sub-bagian kecil, universitas non-perguruan tinggi mungkin menjadi pilihan terbaik.
Universitas kampus vs universitas nonkampus