kubikel

Tawaran Kerja Tiba-Tiba Dibatalkan, Bisakah Kamu Meminta Kembali Pekerjaan Lamamu?

Sabtu, 5 Agustus 2023 | 18:32 WIB
Ilustrasi: Apa yang harus dilakukan jika tawaran kerja tiba-tiba dibatalkan? (Freepik)

PejuangKantoran.com - Meskipun terkesan tidak adil, tetapi ternyata perusahaan bisa membatalkan tawaran kerja yang sudah diberikannya kepada para pencari kerja.

Hal ini tentu saja bisa bikin kaget dan panik. Apalagi kalau kamu sudah keburu resign dari kantor lama, dan  senang karena berhasil mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.

Namun, perusahaan sebenarnya berhak untuk melakukan hal tersebut. Jadi, kamu tidak bisa melakukan apa pun meski merasa keberatan.

Baca Juga: 5 Kalimat yang Sebaiknya Dihindari Manajer Baru untuk Meraih Kepercayaan Anggota Tim

Jika hal ini terjadi padamu, ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan, menurut Jenny Foss, ahli strategi pencarian kerja dan perekrut senior:

1. Pahami apa yang terjadi

Kehilangan tawaran kerja rasanya tidak masuk akal, dan memicu emosi. Meski begitu, cobalah tetap tenang saat berita disampaikan.

Lalu, ajukan pertanyaan tentang apa pun yang tidak kamu mengerti. Ini karena kamu membutuhkan kejelasan untuk dapat memutuskan apa tindakanmu selanjutnya. 

2. Tanyakan tentang opsi lain

Jika tawaran kerja telah dibatalkan karena alasan yang tidak terkait dengan latar belakang atau perilakumu, kamu bisa bertanya kepada rekruter apakah ada opsi lain di dalam perusahaan.

Mungkin ada tim lain yang bisa memanfaatkan keahlianmu, atau perusahaan dapat membuatmu menjadi pekerja sementara atau karyawan kontrak, bukan karyawan tetap seperti yang sebelumnya dijanjikan.

Jika kamu merasa yakin dengan peluang tersebut, lakukan sedikit brainstorming dan ajukan kemungkinan-kemungkinan yang ada.

Baca Juga: 4 Tanda Kamu Suka Merendahkan Orang Lain (dan Mungkin Tak Menyadarinya!)

3. Beri diri waktu untuk memproses

Tidak peduli seberapa logis atau dapat dimengerti situasinya, ketika kehilangan tawaran pekerjaan, hal itu pasti akan melukai egomu.

Halaman:

Tags

Terkini