kubikel

3 Kesalahan dalam Negosiasi Kerja ketika Mendapat Tawaran Kerja yang Diidamkan

Rabu, 23 Agustus 2023 | 13:05 WIB
Ilustrasi: Ada tiga kesalahan saat negosiasi kerja yang dilakukan pelamar ketika mendapat tawaran kerja yang diidamkan. (Freepik/Yanalya)

PejuangKantoran.com - Katakanlah situasinya seperti ini: Kamu mendapat tawaran pekerjaan yang lebih baik daripada yang diharapkan. Tentu saja, kamu berencana untuk menerimanya.

Namun, haruskah kamu bernegosiasi dengan rekruter terlebih dahulu? Kamu khawatir jika saat negosiasi ada yang tidak berkenan di pihak perusahaan, mereka akan menarik kembali tawaran kerja terbaik tersebut.

Lalu apa yang harus kamu lakukan, tetap negosiasi atau langsung menerima tawaran kerja yang diidamkan?

Baca Juga: Mau Negosiasi Gaji tapi Belum Punya Pengalaman Kerja? Ini yang Harus Dipertimbangkan!

Menurut Caroline Ceniza-Levine, rekruter dan pendiri Dream Career Club, ada tiga kesalahan dalam negosiasi kerja ketika mendapat tawaran kerja yang diidamkan, yang sering dilakukan pelamar:

1. Tidak bernegosiasi sama sekali

Meski tawaran awalnya kuat, tetapi jangan serta merta menerimanya.

Sayangnya, terlalu banyak pencari kerja yang langsung mengambil risiko dan menerima tawaran tersebut karena terlalu gembira, atau tidak ingin mengambil risiko dengan melewatkan tawaran tersebut.

Namun, Caroline menyarankan kamu tetap bernegosiasi karena mungkin ada sesuatu dalam penawaran yang tidak ideal.

Jika bukan masalah uang, seperti gaji pokok, bonus, atau aspek lainnya, kamu mungkin ingin menegosiasikan tanggal mulai bekerja, jabatan, ruang lingkup tanggung jawab, kapan berhak mendapatkan tunjangan atau bonus, dan sebagainya.

Ada begitu banyak faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan langkah karir selanjutnya. Jadi, hindari kesalahan dalam negosiasi kerja dengan tidak bernegosiasi sama sekali.

2. Bernegosiasi lewat email

Setelah mendapatkan tawaran kerja impian tersebut, kamu mungkin langsung membuat draft email yang panjang dan rinci, yang berisi negosiasi yang akan kamu lakukan.

Baca Juga: Ekspektasi Gaji yang Kamu Minta saat Wawancara Kerja Terlalu Besar, Diterima atau Tidak?

Mengapa melalui email? Karena kebanyakan pencari kerja merasa bahwa email lebih memungkinkan untuk menyampaikan apa yang dipikirkan dan menghindari konfrontasi dalam percakapan langsung.

Halaman:

Tags

Terkini