Bias terhadap pekerja muda tidak dapat diterima. Hal ini juga tidak berbeda dengan diskriminasi terhadap usia yang biasanya dilihat terhadap generasi Baby Boomers.
Terputusnya hubungan antara Gen Z dan tempat kerja mungkin sebagian disebabkan oleh pandemi yang terjadi selama beberapa tahun.
Menurut sebuah penelitian pada 2021, 46% Gen Z mengatakan pandemi mempersulit pencapaian tujuan pendidikan atau karier mereka.
Baca Juga: Kim Bum Main Film Bareng Maudy Ayunda, Hasil Kerjasama Kabupaten Garut dan Korea Selatan
Ditambah lagi, ketika pekerjaan dan sekolah beralih ke format online, banyak Gen Z tidak pernah memiliki kesempatan untuk sepenuhnya merasakan dinamika kantor secara langsung.
Jika pekerja Gen Z ingin meningkatkan kinerjanya di tempat kerja, mereka harus fokus pada keterampilan komunikasi yang lebih kuat, demikian menurut manajer di perusahaan pemasaran media sosial dan perangkat lunak Jennifer Stapleton.
Tak hanya itu, Gen Z juga harus belajar terbuka terhadap masukan dan memiliki kemampuan beradaptasi dengan baik di lingkungan kantor. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Lowongan Analisis Data Konsumen: Junior Consumer Market Insight Manager di L'Oreal Indonesia
Lowongan Kerja di KCIC Jadi Emu Washing Machine Operator
Tertarik Beli Motor Listrik Bersubsidi? Ini Daftar Harga Motor Listrik yang Disubsidi Pemerintah
Sebentar Lagi X (Twitter) Juga Bisa Digunakan untuk Panggilan Video dan Audio
Rahasia Keluarga yang Bikin Muhammad Khan Shock Saat Terlibat di Film Susuk: Kutukan Kecantikan
Granata Van Ridho, Penerima 9 Beasiswa Bergengsi dari Seluruh Dunia