Ternyata Hotel Sultan Sejak Awal Berdiri Memang Sudah Banyak Konflik, Sekarang Dikosongkan Paksa

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Kamis, 5 Oktober 2023 | 19:00 WIB
Hotel sultan, Indonesia (foto: Twitter/@oposisicerdas)
Hotel sultan, Indonesia (foto: Twitter/@oposisicerdas)

Saat itu, Ali Sadikin bahkan merasa ditipu karena ternyata PT Indobuild Co bukan milik BUMN.

Baca Juga: Mau Jadi Anggota Intel? BIN Buka Lowongan CPNS untuk 1.000 Formasi: Cek Kriteria Pelamarnya!

Sempat terkenal sebagai Hotel Hilton

Sebelum bernama Hotel Sultan, hotel yang berada di Jl. Gatot Subroto ini dinamakan Hotel Hilton. Ini karena saat itu pihak pengelola bekerja sama dengan jaringan hotel internasional, Hilton Hotels Corporation.

Hal ini juga yang membuat kontroversi karena perusahaan swasta dilarang berdiri di lahan negara. Sementara hotel tersebut, dikelola oleh swasta dan bahkan bekerja sama dengan pihak swasta dari luar negeri.

Namun, entah mengapa saat itu tidak ada yang menghentukan atau memersalahkannya. Kabar beredar adalah karena kedekatan Ibnu Sutowo dengan Soeharto, yang masih berkuasa sebagai presiden saat itu.

Akhirnya, PT Indobuild Co sebagai pihak yang mengelola hotel, diberi Hak Guna Bangunan (HGB) selama 30 tahun oleh negara. Kemudian, izin kembali diperpanjang pada 2002 untuk 20 tahun berikutnya.

Saat ini, sejak Maret dan April 2023, HGB PT Indobuildco atas Hotel Sultan sudah memasuki tenggat waktu. Pemerintah sejak itu sudah melakukan komunikasi dengan perusahaan tersebut mengosongkan lahan Hotel Sultan.

Akhirnya, pada Rabu (4/10/2023) pemerintah resmi mengambil alih pengelolaan Hotel Sutan dan mengosongkannya secara paksa. (Elga Windasari)

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X