PejuangKantoran.com - Setelah Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB), Indonesia kemungkinan besar akan memiliki kereta cepat lainnya. Disebutkan bahwa proyek Kereta Cepat Jakarta Surabaya sudah memasuki tahap blueprint.
Proyek kereta cepat yang diberi nama Merah Putih ini menurut rencana akan menghubungkan Jakarta-Surabaya via Cirebon dan Semarang.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, pada Senin (9/10/2023) menyebut bahwa rencana Kereta Cepat Jakarta-Surabaya sudah diperintahkan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk dibuatkan cetak biru.
Baca Juga: Jangan Salah Sangka Ternyata Menurut Survei, 3 dari 5 Diaspora Mau Pulang ke Indonesia
"Kami diperintahkan untuk membuat 'blueprint' dari Bandung sampai ke Surabaya. Tentu apa yang kami buat adalah satu konsep yang meneruskan apa yang sudah kami letakkan pada dasar transformasi dari kereta cepat," ujarnya.
Saat ini, pihaknya telah membuat rancangan dengan variabel-variabel tertentu yang membuat kereta api nanti lebih efisien. Salah satunya waktu tempuh antara Jakarta-Surabaya yang hanya akan memakan waktu sekitar 3,5 – 4 jam.
Lalu, variabel perhitungan lainnya juga terkait dengan biaya dengan memperhatikan jalur mana saja yang akan dilalui oleh kereta cepat tersebut.
“Cost yang dikeluarkan pada kereta cepat (akan) terbayarkan pada bangkitnya ekonomi di banyak daerah. Katakanlah Purwokerto, Cirebon, Jogja, Solo dan Surabaya, pasti akan membuat kegiatan ekonomi bertambah," kata Budi.
Siapa yang akan membuat Kereta Cepat Jakarta Surabaya?
Berbeda dengan KCJB, pengembangan Kereta Cepat Merah Putih merupakan hasil kolaborasi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA.
Proyek pengembangan ini sebenarnya sudah dilakukan sejak 2019 dan ditargetkan selesai pada 2025. Uji cobanya sendiri menurut rencana akan dilakukan pada 2026.
Baca Juga: Mumpung Gratis sampai Pertengahan Oktober, Cari Tiket Kereta Cepat Jakarta Bandung Yuk!
Ketua Tim Peneliti Rancang Bangun dan Prototyping Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Agus Windharto, mengatakan bahwa dari sisi teknologi kecepatan kereta api selama ini antara 80 – 120 km/jam.
Dengan Kereta Cepat Jakarta Surabaya, saat nanti sudah beroperasi maka waktu tempuhnya bisa menjadi 3 jam 40 menit.
Tak hanya waktu, perbedaan kereta cepat ini juga nantinya terlihat di pengerjaan desain envelope cabin dan kokpit karena melibatkan studi human factors engineering, ergonomics, pengujian aerodinamis, serta perancangan dan pengujian struktur car body.
Artikel Terkait
Duh, Pilot dan Pramugari di India Dilarang Pakai Parfum Saat Bertugas, Ternyata Ini Alasannya!
Wanita China Ditangkap Polisi Saat Wawancara Kerja, Ketahuan Makan Gaji Buta Bertahun-tahun dari 16 Pekerjaan
Pangeran Abdul Mateen Bakal Menikah Januari 2024, Pangeran William dan Kate Middleton Akan Hadir?
Walaupun Tahu Bakal Ribet, Syifa Hadju Tetap Ingin Menikah dengan Tata Cara Adat
Lowongan Kerja Full Stack Developer di PT Himalaya Everest Jaya, Yogyakarta
Shopee Indonesia Hentikan Penjualan Produk dari Luar Negeri, Mau Tahu Alasannya?