43 Persen Karyawan Selingkuh di Kantor, Tebak Pria atau Wanita yang Lebih Sering Selingkuh!

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 28 Oktober 2023 | 16:32 WIB
Ilustrasi: Sebanyak 43 persen karyawan mengakui perselingkuhan dengan rekan kerjanya. Mau tahu penyebabnya? (Freepik)
Ilustrasi: Sebanyak 43 persen karyawan mengakui perselingkuhan dengan rekan kerjanya. Mau tahu penyebabnya? (Freepik)

Selingkuh fisik dialami oleh sekitar 13 persen karyawan, dan ada 1,5 persen karyawan yang mengaku berhubungan intim dengan rekan kerja.

Sepertinya tempat kerja dianggap sebagai tempat selingkuh yang aman, buktinya seperempat responden yang disurvei mengaku tidak pernah ketahuan.

Tetapi, 17 persen responden mengaku ketahuan setelah rekan kerja lain membocorkan kelakuan mereka.

Terbongkarnya perselingkuhan biasanya terjadi ketika teman salah satu pihak memergokinya, pesan chat yang romantis tak sengaja terbaca pasangan resminya, atau pengeluaran yang tidak normal di saldo rekening ditemukan pasangannya.

Seperempat responden mengaku, affair sebenarnya dimulai saat bekerja. Pesan chat, telepon, atau obrolan di media sosial merupakan awal dari 21 persen perselingkuhan.  Sebanyak 21 persen perselingkuhan berawal dari acara-acara sosial di tempat kerja.

Kejutan lainnya adalah, kaum perempuan lebih banyak yang terlibat affair di tempat kerja (52 persen) dibandingkan laki-laki (46 persen).

Baca Juga: Choi Siwon Kena Cancel Culture, Mengapa Boikot Massal Tak Bisa Sembarangan Dilakukan?

Yang paling apes, 4 persen pelaku affair di tempat kerja ketahuan setelah tertular Penyakit Menular Seksual!

Jadi, walaupun hal-hal seperti ini betulan terjadi, jangan ditiru ya. Resikonya nggak main-main!

Bidang industri dan peluang terjadi perselingkuhan
1. Sales (15%)
2. Guru, pengajar, pendidik (14%)
3. Tenaga kesehatan (13%)
4. Transportasi, logistik (10%)
5. Perhotelan, manajemen acara (8%)
6. Teknik, manufaktur (7%)
7. Properti, konstruksi (6%)
8. Akuntansi, perbankan, keuangan (5%)
9. IT (5%)
10. Angkatan bersenjata (4%)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: News.com.au

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X