"Pak Mahfud MD didikan langsung Gus Dur, orangnya pemberani, orangnya punya komitmen untuk penegakan hukum, jujur dan anti korupsi. Cocok nggak untuk jadi pemimpin kita?" ujar Yenny Wahid lagi.
Yenny pun menceritakan kedekatan sosok Mahfud MD dengan Gus Dur. Menurutnya, Mahfud MD memang sangat dekat dengan keluarga Gusdur, bahkan saat Gus Dur jadi presiden dia dipercayakan menjadi Menteri Pertahanan.
Baca Juga: 2024, Pemerintah Renovasi 22 Stadion Sepak Bola di Seluruh Indonesia, termasuk Stadion Kanjuruhan
Yenny pun menegaskan bahwa ke depan Ganjar-Mahfud akan melanjutkan apa-apa yang sudah dibangun oleh Presiden Joko Widodo dan akan memperbaiki hal-hal yang dianggap masih kurang.
"(Mahfud MD) Orang sipil pertama yang menjadi Menteri Pertahanan. Sosoknya lengkap pernah menjadi anggota DPR. Jadi mengerti kalau bikin undang-undang itu seperti apa."
"Pernah jadi eksekutif jadi menteri. Pernah juga di Yudikatif karena pernah jadi Ketua MK. Jadi lengkap ini, kalau kita cari pemimpin yang bisa mengerti semua hal, semua perspektif jadi adanya di Pak Mahfud," ungkapnya.
Pilih dari hati
Meski menjadi Dewan Penasihat Tim Kampanye Nasional (TPN) Ganjar - Mahfud, namun Direktur Eksekutif Wahid Fondation ini bersikap diplomatis. Dia menyebut, untuk memilih calon Presiden dan Wakil Presiden Indonesia harus berdasar pada hati nurani.
Dia mengatakan semua calon presiden yang ikut pada Pilpres kali ini adalah semua putra-putra terbaik bangsa. Namun yang paling penting adalah yang cocok dengan hati.
Baca Juga: Amazon Kembali PHK Karyawan, Kali Ini dari Divisi Alexa. Kalah Saing dengan Teknologi AI?
Dia pun mengutip pernyataan rasulullah dalam memilih pemimpin harus mengikuti kata hati, sebab hati mengetahui kebaikan dan keburukan, dan tidak bisa dibohongi.
"Jadi kalau memutuskan untuk memilih Ganjar-Mahfud dipastikan itu suara hati kita. Tidak usah menjelek-jelekkan paslon lain," pintanya.
"Semua pemimpin punya kelebihan dan kelemahan. Kelebihannya kita dukung, kelemahannya kita perbaiki.
"Setiap zaman membutuhkan pemimpinnya dan pada zaman sekarang membutuhkan pemimpin yang bekerja cepat, berkomitmen terhadap penegakan hukum, tentu adanya pada Ganjar-Mahfud," jelasnya.
Artikel Terkait
Tunjangan Kinerja Pegawai Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Naik Lagi!
Per 1 Desember 2023, Google akan Mulai Menghapus Akun-akun Gmail yang Tidak Aktif
Ganjar Pranowo-Mahfud MD Silaturahim ke Konferensi Waligereja Indonesia Guna Paparkan Gagasannya
Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan bagi Orang yang Baru di-PHK, Berapa Uang Penggantinya?
Mantan Gubernur Jabar Letjen TNI (Purn) Solihin GP Jadi Tim Pemenangan Daerah Ganjar-Mahfud
Mudik ke Madura, Mahfud MD Ajak Masyarakat Menjemput Sejarah Menyelamatkan Indonesia
Nggak Nyangka, Salah Satu Wilayah dengan Tingkat Pengangguran Tertinggi di Jawa Dijuluki Kota Industri!
Amazon Kembali PHK Karyawan, Kali Ini dari Divisi Alexa. Kalah Saing dengan Teknologi AI?
Beasiswa Fully Funded Tetap Harus Mengeluarkan Uang, kecuali Chevening. Kok Bisa?
Pakar Hukum Tata Negara: Pelengseran Presiden Sudah Memenuhi Unsur Konstitusi