PejuangKantoran.com - Perang yang melibatkan Israel versus Hamas sejak Oktober 2023 berdampak pada perayaan Natal di daerah Palestina.
Umat Kristiani Palestina membatalkan perayaan Natal untuk mencegah kondisi yang tidak diinginkan.
Media berbasis di Turkiye, Anadolu, pada informasi Minggu (24/12/2023), menyebut bahwa pembatalan perayaan Natal umat Kristiani Palestina kali pertama sejak 1948.
"Perayaan Natal umat Kristiani Palestina kali pertama terjadi di Nakba," kata sumber Otoritas Palestina.
Sejak perang Israel versus Hamas pada 7 Oktober 2023, sebanyak 20.424 orang warga Palestina tewas.
Lalu, tercatat ada 54.036 orang terluka.
Sementara itu, 1.200 orang dari pihak Israel dilaporkan tewas.
Artikel Terkait
Jenis-jenis Teh Hangat yang Diminum Saat Batuk, Bikin Tenggorokan Lega
Terinspirasi Steve Yeun di Series Beef, Daffa Wardhana Rela Menggunduli Rambut untuk Pemukiman Setan
Resep Kue Kering Natal Chocolate Peppermint Cookies, Buat Yuk Mumpung Ada Long Weekend dari Kantor
Resep Kue Kering Almond Snowball untuk Pesta Natal yang Lebih Spesial Bersama Keluarga
Jadwal Bus TransJakarta Malam Natal 2023, Beroperasi 24 Jam
Biasa Pakai Nike atau Adidas, Gibran Rakabuming Pilih Pakai Sepatu Brand Lokal dari Klaten saat Debat Cawapres
Mengapa George Michael Kecewa dengan Kesuksesan Last Christmas, Lagu Natal Ikonik Milik Wham!
Nyaris Tak Ada yang Menyambut Kelahiran Yesus Kristus di Bethlehem
Catat, hingga Besok, Pelayanan SIM Polda Metro Jaya Masih Libur
Kebijakan GaGe atau Ganjil Genap Tak Ada Sampai dengan Besok