Unilever Singapura Melakukan Perampingan Karyawan untuk Tim Pemasaran Personal Care-nya

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 19 Januari 2024 | 10:58 WIB
Unilever Singapura mengumumkan PHK pada karyawan yang terdampak tepat sebelum Natal 2023.  (Unilever.com)
Unilever Singapura mengumumkan PHK pada karyawan yang terdampak tepat sebelum Natal 2023. (Unilever.com)

PejuangKantoran.comLayoff masih terus terjadi di berbagai perusahaan besar di dunia. Setelah Google dan Citigroup yang secara bertahap memberhentikan karyawan, sekarang Unilever Singapura melakukan perampingan karyawan.

Menurut situs Campaign, Unilever Singapura mengumumkan PHK karyawan yang terdampak tepat sebelum Natal 2023. Unilever sekaligus melakukan penataan ulang di seluruh tim pemasaran untuk merek-merek perawatan pribadi, termasuk Dove, Lux, dan Lifebuoy.

Kabar bahwa Unilever Singapura melakukan perampingan karyawan ini berdampak signifikan terhadap tim Chief Marketing Officer Samir Singh.

Baca Juga: Contoh Surat Sponsor Visa yang Umum Dipakai Sesuai Kebutuhan Perjalanan Kamu

"Karena kami terus merespons kebutuhan konsumen kami dengan lebih cepat, kami telah mengambil keputusan strategis untuk merelokasi beberapa posisi produk perawatan pribadi, yang saat ini berbasis di Singapura, ke pasar utama kami di seluruh Asia."

Menurut juru bicara Unilever, beberapa posisi akan tetap berada di Singapura, sementara beberapa posisi tidak lagi dibutuhkan.

Namun ia menolak memberikan angka mengenai jumlah staf yang terkena dampak, dan negara mana saja yang akan dituju oleh peran pemasaran yang baru.

"Kami memahami dampak yang mungkin ditimbulkan terhadap para kolega dan, melakukan semampu kami untuk mendukung mereka selama masa ini," ujar juru bicara tersebut.

Saat ini Unilever masih menyusun rencana secara mendetail, tetapi raksasa fast-moving consumer goods itu mengumumkan pada staf lebih awal untuk memberikan transparansi yang memadai kepada timnya.

Unilever juga tidak menjelaskan apakah PHK kali ini terkait dengan restrukturisasi yang dilaporkan pada Januari 2022, atau PHK yang diumumkan pada November 2023, di mana Unilever memangkas 169 pekerjaan di pabriknya di New York.

Namun, mereka menyampaikan bahwa Chief Marketing Officer Samir Singh, yang juga menjabat sebagai Chair of Unilever Asia, telah diberi tanggungjawab tambahan yang berfokus pada pertumbuhan dan penerapan inisiatif strategis sejak November 2023.

Baca Juga: Pertama Menjadi Produser di Film Perayaan Mati Rasa, Iqbaal Ramadhan: Ini Mimpi Saya Sejak Kecil!

Singh, yang menjadi CMO pada 2022, sukses meluncurkan Rexona Women Deodorant Roll On Antiperspirant 72 Jam di 46 pasar. Kesuksesan ini berkontribusi pada pertumbuhan dua digit untuk merek tersebut.

Selama lima hari terakhir, saham Unilever turun 1,98% secara global. Oktober 2023, chief executive baru Unilever menetapkan strategi baru untuk menghasilkan “pertumbuhan yang lebih cepat”.

Mereka mengakui bahwa raksasa FMCG yang memiliki anggaran tahunan lebih dari $7,3 miliar itu telah “berkinerja buruk” belakangan ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Campaignasia.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X