Bagaimana Cara Merayakan Isra Miraj Nabi Muhammad menurut Hukum Islam?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 8 Februari 2024 | 10:10 WIB
Isra Miraj menandai perjalanan malam ketika Allah membawa Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram (Mekah) ke Masjidil Aqsa (Yerusalem, Palestina).  (Pexels/ Haley Black)
Isra Miraj menandai perjalanan malam ketika Allah membawa Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram (Mekah) ke Masjidil Aqsa (Yerusalem, Palestina). (Pexels/ Haley Black)

Sementara itu, salah satu mufti besar Mesir Syekh Syauqi Ibrahim Allam menjelaskan bahwa hukum merayakan Isra Miraj adalah sunnah.

"Menghidupkan malam dalam rangka memperingati Isra Mi’raj dengan perbuatan ibadah yang bermacam-macam adalah dianjurkan secara syariat, di dalamnya terdapat bentuk mengagungkan dan memuliakan pada Nabi" (Kitab Syekh Syauqi, Darul Iftaal-Mishriyah, nomor fatwa 14336, 5 April 2018).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: nu.or.id, muslimhands.org.uk, uici.ac.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X