Wisuda 573 Mahasiswa Unhan, Menhan Prabowo Beri Pesan Agar Indonesia Tak Ketinggalan dari Negara Lain

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Senin, 12 Februari 2024 | 19:06 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengungkapkan rasa bangganya bahwa Universitas Pertahanan (Unhan) RI (Dok. Ist)
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengungkapkan rasa bangganya bahwa Universitas Pertahanan (Unhan) RI (Dok. Ist)

 

PejuangKantoran.com - Di masa tenang kampanye, Prabowo Subianto menjalankan tugasnya sebagai Menteri Pertahanan (Menhan). 

Pada Senin (12/2), Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menghadiri wisuda 573 mahasiswa program Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3) Universitas Pertahanan (Unhan) di Sentul, Bogor, Senin (12/2). 

Dalam wisuda Unhan kali ini, setidaknya ada 573 mahasiswa. Mereka terdiri dari 17 orang program Doktor, Fakultas Strategi Pertahanan (273), Fakultas Manajemen Pertahanan (69), Fakultas Keamanan Nasional (82), Fakultas Sains dan Teknologi Pertahanan (57) serta S1 Fakultas Kedokteran Militer (75).

Baca Juga: Menaker Ida Fauziyah Terbitkan Aturan Baru Jika Harus Bekerja pada Hari Pemungutan Suara Pemilu 2024

Prabowo berharap para lulusan Unhan mampu memberikan suatu prestasi dan sumbangsih yang besar kepada rakyat dan negara. Terlebih, untuk menempuh pendidikan di Unhan terlebih dahulu melewati seleksi intelegensi dan prestasi akademis yang ketat.

"Saya minta di benak pikiran Anda harus memberi sumbangan besar. Saudara punya kemampuan, karena syarat yang kami berikan kepada saudara cukup tinggi. Saya ambil syarat (standar pendidikan) universitas terbaik dunia," jelasnya.

Prabowo menginginkan Unhan ke depannya lebih banyak menambah program studi hingga mahasiswa, tanpa mengurangi kualitas seleksi dan standar tinggi akademis yang telah diterapkan.

"Unhan harus jadi sungguh-sungguh pusat keunggulan dengan kualitas akademis yang setara dengan universitas-universitas terbaik di dunia," katanya.

Baca Juga: Lowongan Kerja Quality Control Analyst – Microbiology di Frisian Flag Indonesia

Selain itu, dia juga memberikan pesan-pesan kepada para lulusan untuk masa depan mereka agar tak tertinggal dari negara maju lainnya. 

"Masa depan kita akan ditentukan oleh revolusi STEM, ditambah kedokteran bagian dari itu. Jadi, kita harus mengejar ketertinggalan, kita harus berani mengakui bahwa kita tertinggal (dari sejumlah negara maju)" ujar Prabowo.

STEM yang dimaksud adalah Science, Engineering, Mathematics.

Ia menjelaskan, Unhan sudah mengambil langkah maju dengan mendirikan empat fakultas baru dalam bidang STEM, termasuk fakultas kedokteran dan teknik pada program studi hidrologi yang tidak dimiliki oleh sejumlah universitas di Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X