PejuangKantoran.com - Selama 50 tahun, The Body Shop menempatkan diri sebagai merek yang menjunjung nilai-nilai etika. Pendirinya, Anita Roddick, gigih memperjuangkan perdagangan yang beretika, serta menentang uji coba pada hewan dan penggunaan kemasan yang berlebihan untuk produk kecantikan.
Namun, tidak mudah memposisikan diri sebagai merek yang beretika. The Body Shop ditantang untuk menyesuaikan diri dengan kondisi pasar dan ekspektasi konsumen yang telah berubah.
Baca Juga: Pengembang Properti PT Ciputra Nusantara Buka Lowongan Kerja Business Development Officer
Kini, The Body Shop menutup tokonya di Inggris setelah masuk ke Administrasi pada pertengahan Februari, sebagai akibat dari menurunnya keuntungan mereka dalam beberapa tahun terakhir.
Ada tujuh toko The Body Shop yang ditutup, yaitu di Surrey Quays, Oxford Street dekat Bond Street, Canary Wharf, dan Cheapside (London), serta Nuneaton (Warwickshire), Ashford Town Centre (Kent), dan Queens Road (Bristol).
The Body Shop menutup tokonya di Inggris, menyusul dampak dari upaya merestrukturisasi operasi bisnisnya agar lebih stabil secara finansial.
Setelah ini, lebih dari setengah dari 200 gerai The Body Shop di Inggris sudah dijadwalkan untuk ditutup.
Baca Juga: Dua Tambahan Kemampuan Kerja Ini Bisa Jadi Nilai Tambah Generasi Z Pekerja
Kesulitan keuangan
Masuknya The Body Shop ke dalam masa Administrasi artinya bisnis untuk sementara akan dialihkan secara langsung ke Administrator yang ditunjuk oleh pengadilan.
Administrator secara hukum diwajibkan untuk menjadi praktisi kepailitan dan prosesnya diprakarsai oleh pengadilan, kreditor, atau direktur perseroan terbatas.
"Setelah bertahun-tahun tidak menghasilkan keuntungan dan setelah melakukan evaluasi penuh terhadap bisnis The Body Shop di Inggris, para administrator gabungan telah menyimpulkan bahwa bauran portofolio toko saat ini tidak lagi dapat bertahan.
"Pengurangan jumlah gerai akan bertepatan dengan fokus baru pada produk, saluran penjualan online dan strategi grosir, membawa merek ini sejajar dengan rekan-rekan di industri dan mendukung kembalinya stabilitas keuangan," demikian pernyataan dari Administrator tersebut.
Seiring dengan penutupan toko, pemutusan hubungan kerja diperkirakan akan terjadi di kantor pusat The Body Shop, di mana jumlah staf dilaporkan akan dikurangi hingga 40 persen.
Artikel Terkait
Mengapa Umat Katolik Pantang Daging pada Hari Jumat selama Masa Prapaskah?
Serial Crime Drama Ratu Adil, Proyek Ambisius yang Digarap Rame-rame Para Sineas Wanita
Kartu Ucapan Bergambar Anjing untuk Raja Charles III
3 Tanda Pekerjaan Kamu akan Digantikan Orang Lain, Cara Halus Perusahaan Melakukan Quiet Firing
4 Hal yang harus Dimiliki Pemimpin yang Baik dan Efektif
Hati-hati Kalau Suka Minum Kopi Pakai Kental Manis, Ini Bahaya yang Mengintai
Sepakat, 2025 Waktunya Pejuang Kantoran Tingkatkan Skill Bekerja