Saham Google Turun Gara-gara Gemini, CEO Google Sundar Pichai Didesak untuk Mundur

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Senin, 4 Maret 2024 | 20:36 WIB
CEO Google Sundar Pichai didesak mundur usai kesalahan yang dibuat fitur pembuat gambar berbasis AI di Gemini. (Instagram @sundarpichai)
CEO Google Sundar Pichai didesak mundur usai kesalahan yang dibuat fitur pembuat gambar berbasis AI di Gemini. (Instagram @sundarpichai)

PejuangKantoran.com - Persaingan di dunia artificial intelligence (AI) sedang sengit-sengitnya saat ini. Bahkan Google ikut merasakan panasnya persaingan, dan membuat beberapa kesalahan fatal.

Google baru saja menghentikan sementara fitur pembuat gambar berbasis AI di Gemini, yang dinilai menghasilkan gambar yang tidak sesuai sejarah.

Baca Juga: Cara Mencairkan Saldo BPJS Ketenagakerjaan Secara Online melalui Situs BPJS dan Aplikasi JMO

Salah satunya, Gemini membuat gambar founding father Amerika Serikat yang tidak akurat dalam menggambarkan orang kulit putih.

Kesalahan ini sangat fatal meskipun fitur pembuatan gambar pada chatbot telah dihapus oleh perusahaan. Keadaan menjadi genting sehingga CEO Google Sundar Pichai menyampaikan pada karyawan bahwa situasi itu sama sekali tidak dapat diterima.

Sementara itu, saham Alphabet, perusahaan induk Google, jatuh. Banyak yang bilang bahwa Google tertinggal dalam pengembangan AI, sehingga CEO Google Sundar Pichai didesak untuk mundur.

Stasis di Googleplex

Analis Ben Thompson dan Mark Shmulik mengatakan bahwa perubahan perlu dilakukan di Google, termasuk mengganti Sundar Pichai sebagai CEO Google.

Baca Juga: Hati-hati, Ternyata Kantor Kamu Bisa Jadi Salah Satu Penyebab Obesitas!

Menurut Thompson, Google membutuhkan transformasi, dan itu berarti memecat orang-orang yang membiarkan yang lama berkuasa, termasuk CEO Google Sundar Pichai.

Sedangkan Shmulik mempertanyakan apakah kepemimpinan Google saat ini memenuhi syarat untuk mengelola perusahaan ke depannya.

"Kisah terbaru ini semakin menimbulkan pertanyaan yang semakin keras mengenai apakah ini adalah tim manajemen yang tepat untuk memandu Google ke era berikutnya," tulis Mark Shmulik.

Baca Juga: Pengelolaan Keuangan, Generasi Z Pekerja Jalani 4 Gaya Hidup

Sundar Pichai, yang ditunjuk sebagai CEO Google pada tahun 2015 dan Alphabet pada tahun 2019, telah terbukti sebagai CEO yang tangguh.

Dia telah menjadi tangan yang efektif, yang melindungi bisnis pencarian Google dan berurusan secara diplomatis dengan para regulator.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Pinkvilla, Business Insider

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X