PejuangKantoran.com - Sekarang keluarga Indonesia bisa mendirikan kantor keluarga di Hong Kong dengan mudah. Namun tidak sembarang keluarga atau individu yang bisa mendirikan kantor di Hong Kong, melainkan yang punya kekayaan bersih minimal US$30 juta (sekitar Rp469 miliar).
Kesempatan ini terbuka setelah HSBC, bank pemberi pinjaman terbesar di Hong Kong, berencana untuk menarik nasabah ultrakaya di Asia ke unit private banking.
Baca Juga: 5 Keahlian Freelancer Paling Banyak Dicari Perusahaan pada Tahun 2024, Menurut Fiverr
Lok Yim, Kepala Perbankan Swasta Global HSBC yang baru saja ditunjuk di Asia-Pasifik, mengatakan bahwa HSBC telah melihat pertumbuhan yang kuat pada nasabah ultrakaya di kawasan Asia-Pasifik.
“Terutama di daratan Cina, India, Indonesia, Filipina, dan Australia dalam beberapa tahun terakhir, yang membutuhkan layanan manajemen kekayaan," kata Lok Yim.
Untuk menjaring nasabah ultrakaya di Asia, HSBC akan menawarkan serangkaian solusi digital untuk mendukung para Relationship Manager dalam melayani nasabah yang melek teknologi dengan lebih baik sepanjang waktu.
Bank yang didirikan di Hong Kong pada 1865 ini juga akan menyediakan layanan investasi dan perencanaan kekayaan bagi keluarga dan individu kaya untuk mendirikan kantor keluarga di Hong Kong.
"Banyak individu dan keluarga dengan kekayaan bersih sangat tinggi di Tiongkok, Asean, dan Timur Tengah telah menunjukkan minat yang kuat untuk mendirikan kantor keluarga di Hong Kong setelah pemerintah menawarkan berbagai insentif dan promosi untuk menarik mereka," katanya.
Hong Kong sendiri merupakan pilihan yang wajar bagi nasabah dengan kekayaan bersih sangat tinggi untuk mendirikan kantor keluarga guna mendiversifikasi portofolio investasi mereka.
Selain itu juga bagi nasabah yang membutuhkan perencanaan suksesi dan melakukan kegiatan filantropi untuk meneruskan warisan keluarga mereka.
Lebih cepat menjadi penduduk tetap
Baca Juga: PwC Indonesia Beri Kesempatan Lulusan Akuntasi Mengisi Lowongan Kerja Associate - Assurance
Di sisi lain, Pemerintah Hong Kong juga meluncurkan Capital Investment Entrant Scheme (Skema Pendatang Penanaman Modal) pada tanggal 1 Maret, yang dikenal sebagai skema migrasi investasi.
Skema ini menawarkan rute yang lebih cepat untuk menjadi penduduk tetap bagi mereka yang menginvestasikan setidaknya HK$30 juta (US$3,84 juta) dalam bentuk saham, obligasi, atau aset lainnya, kecuali properti residensial.
Artikel Terkait
Devin, Software Engineer AI Pertama di Dunia yang Bisa Membangun Situs Web Hanya dari Single Prompt
Dua Hati Biru, "Utang" Para Pembuat Film tentang Kelanjutan Kisah Bima dan Dara di Dua Garis Biru
Software Engineer Bisa Bekerja di Hampir Semua Industri, Cek Tugas-tugas Hariannya!
Mayor Teddy Diangkat Jadi Wadanyonif, Apa Itu Batalyon Infanteri Para Raider 328/Dirgahayu?
Dengan Food Prep, Karina Nadila Nggak Ribet Saat Menyiapkan Menu Sahur dan Berbuka Di Sela Kerja
Mayor Teddy akan Memimpin Pasukan Tempur Para Raider dengan Kemampuan Lintas Udara, Apa Ketangguhannya?
Berapa Lama Perempuan Harus Bekerja untuk Mendapatkan Gaji yang Setara Laki-laki?
Sebagai Dosen dan Kreator Konten, Vega Karina Andira Putri Rela Kurangi Waktu Tidur Selama Bulan Puasa