Mungkin margin keuntungan yang besar ini juga dapat menjelaskan mengapa maskapai penerbangan sangat tertarik untuk mendorong opsi tempat duduk “in-between class” yang baru.
Pilihan ini berpotensi menjadi cara untuk menggandakan model ini untuk memaksimalkan keuntungan dengan investasi spasial dan finansial yang sesedikit mungkin.
Baca Juga: Saatnya Menguji Daya Saingmu: GoTo Financial Buka Lowongan Kerja Senior Transfer Pricing
Kursi baru ini, yang dikenal dengan berbagai nama seperti Economy Plus, Comfort+, Kabin Utama Ekstra, dan Ruang Ekonomi, terutama menawarkan ruang kaki ekstra bagi penumpang yang menginginkan atau membutuhkannya.
Namun, peningkatan layanan itu bisa berubah menjadi mesin penghasil uang jika maskapai penerbangan dapat memberikan penawaran yang cukup untuk menarik pelanggan.
Lantas, apa hubungannya dengan fasilitas di Singapore Airlines?
Singapore Airlines, dan banyak maskapai lain yang akan segera menyusul, ingin terus meningkatkan fasilitas yang tersedia di “kelas menengah” karena mereka ingin menghapus kabin First Class yang kurang menguntungkan.
Baca Juga: Presiden AS Joe Biden Kembali Ucapkan Selamat pada Prabowo: Kami Ingin Kita Menjadi Mitra
Langkah menghapus First Class dan memasarkan kelas Ekonomi dengan fasilitas lebih banyak sebelumnya sudah dilakukan Qatar Airways. Cara ini dinilai akan menghasilkan lebih banyak uang dalam prosesnya.
Itulah yang menjadi langkah paling berani dari Singapura: secara bertahap meningkatkan fasilitas Business Class menjadi kelas Premium Economy sebagai cara untuk meningkatkan profilnya secara perlahan namun pasti, sebelum First Class mendapatkannya.
Artikel Terkait
Simak, Cara Tukar Uang Baru Online yang Praktis dan Mudah
Putri Ayudya Sempat Kewalahan saat Bertindak sebagai Pelatih Akting Aktor Cilik di Dua Hati Biru
Ini Negara Paling Bahagia di Asia 2024, Indonesia Nomor Berapa?
7 Pertanyaan saat Exit Interview yang Mungkin Harus Kamu Jawab secara Detail
Rekrutmen Bersama BUMN 2024 Dibuka per Hari Ini! Jangan Ketinggalan
Penikmat Horor Merapat! Ini Daftar Film Horor yang Paling Ditunggu Sesudah Lebaran
Presiden AS Joe Biden Kembali Ucapkan Selamat pada Prabowo: "Kami Ingin Kita Menjadi Mitra"