Sejarah Sepatu Bata, Sepatu Asal Ceko yang Sering Dikira Produk Lokal!

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Senin, 6 Mei 2024 | 21:52 WIB
Tomas Bata (Tim Warta Pesona 01)
Tomas Bata (Tim Warta Pesona 01)

Awalnya, usaha mereka ini hanya berbentuk bengkel kecil tradisional dan dijalankan satu orang saja. Namun lama kelamaan usahanya berkembang dan memiliki 10 orang pegawai.

Perusahaan ini berkembang di 1897 dengan menggunakan mesin modern tenaga uap dan menjadi perusahaan sepatu massal pertama di Eropa. Mesin ini berhasil meningkatkan jumlah produksi Bata dan pada 1899, toko Bata pertama dibuka di kota mereka.

Sekitar 6 tahun kemudian yaitu 1905 produksinya terus meningkat dan mencapai 2.200 pasang per hari. Jumlah yang fantastis ini membuat Bata menjadi produsen alas kaki terbesar Eropa masa itu.

Baca Juga: Apa Manfaat dan Kerugian Flow State, Benarkah Kondisi Ini Efektif untuk Si Penunda Pekerjaan?

Mereka pun akhirnya memutuskan untuk ekspansi ke berbagai negara Eropa, Asia, dan Amerika pada 1930-an. Beberapa negara menggunakan nama perusahaan yang berbeda-beda, seperti Cali-Bata di Hindia-Belanda, Bataville di Perancis, Batanagar di India, Batatuba di Brasil, dan Batawa di Kanada.

Di 1938, Bata sudah memiliki 5.300 toko toko di lebih dari 30 negara, dan menjual 60 juta pasang sepatu per tahun.

Bukan cuma itu, sepatu buatan mereka pun juga dipakai oleh banyak atlet dan artis tenama. Sebut saja Earvin "Magic" Johnson, Kurt Cobain, John Goodman, dan Robin Williams.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X