Tanggapi Komentar CEO Microsoft, CEO Google Sundar Pichai: “Saya Enggan Mainkan Musik Orang Lain”

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 10 Mei 2024 | 17:00 WIB
CEO Google Sundar Pichai (kanan) ogah terpancing dengan komentar CEO Microsoft Satya Nadella soal teknologi AI. (CEOWorld.biz/India.com/Freepik @jannoon028)
CEO Google Sundar Pichai (kanan) ogah terpancing dengan komentar CEO Microsoft Satya Nadella soal teknologi AI. (CEOWorld.biz/India.com/Freepik @jannoon028)

Menanggapi ucapan Nadella, CEO Google Sundar Pichai mengaku lebih suka mendengarkan musiknya sendiri.

“Salah satu cara Anda melakukan hal yang salah adalah dengan mendengarkan kebisingan di luar sana dan memainkan musik dansa milik orang lain,” kata Pichai, dalam wawancara dengan Bloomberg, Rabu (8/5/2024).

Pichai mengatakan bahwa AI berada pada tahap paling awal, dan persaingan selalu menjadi bagian dari pekerjaan di bidang teknologi.

Baca Juga: Jadwalkan Kegiatan Sederhana di Sela Jam Kerja untuk Mengurangi Kelelahan dari Rutinitas

“Hal ini terjadi dalam tingkat yang lebih cepat, namun Anda tahu bahwa perubahan teknologi cenderung menjadi lebih cepat dari waktu ke waktu,” kata Pichai. "Jadi, itu sama sekali tidak mengherankan bagiku."

“Saya pikir kita sudah mempunyai pemahaman yang jelas tentang apa yang perlu kita lakukan,” tambahnya.

Sementara itu, Google masih mendominasi pencarian dibandingkan Bing -sesuatu yang diakui Nadella sejak pernyataannya tentang membuat saingannya menari.

“Saya pikir ketika Anda memiliki 3% pangsa pencarian global dan Anda bersaing dengan seseorang yang memiliki 97%, bahkan keuntungan kecil di sana-sini merupakan momen yang menarik,” kata Nadella kepada Mathias Döpfner, CEO perusahaan induk Business Insider, Axel Springer.

Baca Juga: Hailey Bieber Hamil Anak Pertama, Pasangan Hailey-Justin Bieber Umumkan Kehamilan Lewat Video

"Tetapi Google adalah perusahaan yang sangat kuat, dan mereka akan menjadi kuat."

Nadella menambahkan bahwa Google memiliki sejumlah keunggulan struktural: mereka sudah mempunyai andil, mereka mengendalikan Android dan Chrome.

"Saya selalu mengatakan bahwa Google menghasilkan lebih banyak uang melalui Windows dibandingkan Microsoft. Hal ini membuat kami tetap membumi," pungkasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Business Insider

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X