PejuangKantoran.com - Saat kita jauh dari rumah, bergabung dengan jaringan Wi-Fi publik dapat menjadi cara yang nyaman untuk online ketika kita tidak memiliki layanan yang baik atau ingin mengurangi penggunaan data.
Namun haruskah kamu membeli barang atau mengakses data bank saat menggunakan jaringan publik ini?
Dalam banyak kasus, kamu seharusnya baik-baik saja.
“Saat ini, sebagian besar situs web menggunakan enkripsi untuk melindungi informasi kamu. Karena meluasnya penggunaan enkripsi, menghubungkan melalui jaringan Wi-Fi publik biasanya aman," tulis Komisi Perdagangan Federal.
Baca Juga: Tepatilah Janji, ketika Garin Nugroho Membahas Isu Pilkada dalam Kemasan Drama Komedi
Namun terkadang hotspot Wi-Fi gratis ini dapat disusupi oleh infeksi malware, jaringan palsu yang memiliki nama Wi-Fi yang terdengar sah, dan serangan siber yang dilakukan oleh manusia di tengah-tengahnya.
“Jaringan Wi-Fi publik seringkali tidak memiliki langkah keamanan yang kuat, sehingga menjadikannya target yang menarik bagi peretas yang dapat menyadap data sensitif, seperti informasi kartu kredit,” kata Michael Jabbara, wakil presiden dan kepala layanan penipuan global untuk Visa.
Amy Nofziger, direktur dukungan korban penipuan di AARP, mengatakan dia pernah mengalami serangan siber semacam ini secara langsung. Saat dia sedang berlibur di Las Vegas, dia perlu membayar biaya bagasi untuk penerbangan mendatang, dan dia memasukkan informasi kartu kreditnya di Wi-Fi gratis di hotel.
Baca Juga: 5 Cara Buat Hari Senin Kamu Jadi Lebih Happy dan Produktif, Bye-bye Monday Blues!
“Dalam waktu 20 menit, saya mulai menerima email dan telepon dari perusahaan kartu kredit saya yang memberitahukan tagihan yang dikenakan pada kartu saya di negara bagian lain. Begitulah cepatnya hal itu bisa terjadi,” katanya.
Untungnya, ada cara sederhana untuk memeriksa ulang apakah aktivitas online Anda dienkripsi ― dan Anda harus melakukannya setiap kali Anda menggunakan Wi-Fi publik. Inilah yang perlu diketahui:
Periksa URL situs yang Anda kunjungi untuk memastikan keamanannya.
Sebelum Anda membeli sesuatu secara online, langkah paling penting yang dapat Anda ambil untuk memastikan bahwa situs web yang Anda gunakan aman adalah dengan memeriksa apakah URL dimulai dengan https://. Huruf “s” berarti aman, dan biasanya ada ikon gembok di bilah alamat.
Di bawah enkripsi ini, orang yang masuk dengan Anda di Wi-Fi publik tidak dapat melihat konten komunikasi Anda, jelas Eva Galperin, direktur keamanan siber di Electronic Frontier Foundation.
Baca Juga: Lagi Tren, di China Ada Panti Jompo Khusus Anak Muda yang Lelah Kerja
Artikel Terkait
Mengenal Cold Message, yang Bikin Kita Lebih Mudah Terkoneksi dengan Influencer di LinkedIn
7 Keuntungan Menggunakan Cold Message di LinkedIn sebagai Cara Mendapat Prospek Bisnis
3 Alasan Mengapa Pekerjaan Freelance Tepat untuk Kamu yang Tidak Suka Diatur
Mulai Kewalahan dengan Pekerjaan? Gini Cara Menetapkan Batasan Kerja biar Nggak Lelah dan Jenuh
Mengapa Karyawan yang Mumpuni Menjadi Tidak Kompeten ketika Diangkat Jadi Manager?
Tips Membuat Cold Message yang Efektif untuk Penawaran Kerja agar Cepat Direspons
Datang Ke Kantor Lebih Awal dan Pulang Paling Akhir Ternyata Nggak Bakal Bikin Kamu Maju
11 Cara Alternatif untuk Menyampaikan Kalimat “Please Find Attached…” dalam Email
42% Perempuan Butuh Punya Bestie di Kantor untuk Membangun Karir yang Sukses, Mengapa?
5 Cara Buat Hari Senin Kamu Jadi Lebih Happy dan Produktif, Bye-bye Monday Blues!