PejuangKantoran.com - Condé Nast, perusahaan media yang juga induk bagi Vogue, The New Yorker, Condé Nast Traveler, GQ, Architectural Digest, Vanity Fair, Wired, Bon Appétit, dan banyak lagi, resmi menjalin kemitraan multitahun dengan OpenAI pada Selasa (20/8/2024) lalu.
Sebagai bagian dari kemitraan tersebut, konten dari media-media tersebut akan digunakan dalam produk OpenAI, termasuk ChatGPT dan prototipe Search GPT, fitur pencarian baru yang menawarkan tautan langsung ke berita.
Nantinya, perusahaan tersebut berencana untuk mengintegrasikannya langsung ke ChatGPT.
Baca Juga: Apa Maksud Warganet ketika Menyebut Erina Gudono Tone Deaf, dan Seleb Lain yang Juga Tuli Nada
Dalam memonya kepada staf, CEO Condé Nast Roger Lynch mengatakan bahwa kerja sama Conde Nast dan OpenAI dilakukan sebagai cara untuk mengganti pendapatan mereka yang hilang.
"Karena banyak perusahaan teknologi mengikis kemampuan penerbit untuk memonetisasi konten, yang terbaru dengan pencarian tradisional," kata Roger Lynch.
Banyak penerbitan lain telah menandatangani kesepakatan dengan OpenAI, termasuk Associated Press, Axel Springer, The Atlantic, Dotdash Meredith, Financial Times, LeMonde, News Corp, Prisa Media, Time, dan Vox Media.
Namun, langkah tersebut telah menemui beberapa penolakan dari serikat pekerja, termasuk di The Atlantic, di mana para anggotanya mendesak adanya perlindungan dalam kontrak baru yang akan memastikan pekerjaan mereka tidak digantikan dengan AI.
Dari sudut pandang penerbit berita, kesepakatan tersebut dipandang sebagai cara untuk mendatangkan pendapatan yang terjamin dan berpotensi memposisikan perusahaan untuk masa depan.
“Ini nyata, ini bermakna. Cara memandang perjanjian OpenAI adalah bahwa akan ada jumlah yang terjamin.
Baca Juga: Langkah Pertama Hadapi Bullying di Tempat Kerja, Pastikan Setiap Insiden Tercatat!
"Kedua perusahaan akan bekerja untuk menciptakan produk yang menghasilkan nilai lebih bagi kedua perusahaan,” kata Kepala News Corp Robert Thomson dalam teleconference yang membahas pendapatan mereka pada 10 Agustus lalu.
Namun, bagaimana pembagian pendapatan dari kesepakatan tersebut tidak diungkapkan.
Kesepakatan itu membuat OpenAI, yang didukung Microsoft dan dipimpin Sam Altman, bisa mengakses arsip teks besar yang dimiliki oleh penerbit.
Hal itu diperlukan OpenAI untuk melatih model bahasa besar seperti ChatGPT dan untuk menampilkan informasi dan kutipan dari artikel-artikel Condé dalam hasilnya secara real-time.
Artikel Terkait
KLHK Buka Seleksi CPNS 2024 dengan 3.066 Formasi
Kemenkeu Buka Lowongan CPNS, Terbuka untuk Disabilitas dan Putra-Putri Daerah
Lowongan CPNS Kemenkeu 2024 Dibuka, Ini Syaratnya!
Erina Gudono Disebut Bau Ketek, Apa Saja Sebenarnya Penyebab Bau Ketek?
Jadi Ustaz Muda di Azzamine, Arbani Yasiz Bingung Harus Berakting tanpa Melihat Wajah Lawan Main
Stres Kerja Ternyata Juga Bisa Jadi Penyebab Bau Ketiak Lho!
Berbagai Macam Peringatan Darurat yang Wajib Kamu Tahu