Kamu juga bisa menjelaskan hal tersebut saat wawancara kerja.
“Kesenjangan karir tidak memiliki dampak negatif yang sama seperti yang terjadi lima tahun lalu,” katanya. “Terutama kalau kamu punya alasan yang sangat ringkas mengapa ada jeda karir (dalam CV).”
Kamu bisa memberitahu rekruter bahwa kamu sedang menjadi relawan di suatu komunitas, atau mengambil cuti setahun untuk kursus desain grafis— apa pun itu.
Baca Juga: Negara-Negara yang Menerapkan Aturan Hak Memutus Sambungan: Pelajaran dari Australia dan Negara Lain
Kalau kamu sudah pindah-pindah industri atau pernah bekerja sebentar di beberapa jenis pekerjaan, kamu bisa mengatakan, “Inilah yang saya dapatkan dari masing-masing pengalaman tersebut, yang membuat saya sangat cocok untuk peran ini sekarang,” saran McCaskill.
Ia menambahkan bahwa kandidat harus mampu menjelaskan mengapa ia suka job hopping, seolah-olah itu adalah aset.
Yang penting, jangan beri rekruter alasan untuk berpikir bahwa kamu sudah melakukan kesalahan, katanya. “Jangan meminta maaf karena kamu melakukannya.”
Artikel Terkait
Thailand Meluncurkan Destination Thailand Visa, Skema Visa yang Dirancang untuk Pekerja Asing
Guru Ini Tidak Diterima Bekerja karena Bajunya Dianggap Berlebihan saat Wawancara Kerja
Perusahaan Pembuat Gambar AI Midjourney Mengumumkan Masuknya Mereka Ke Bisnis Hardware
Apa Itu Earnings Call dan Mengapa Perusahaan yang Sudah Go Public Wajib Melakukannya?
Apa yang Bikin Dian Sastrowardoyo Rela Main di Film Pendek Laut Bercerita tanpa Dibayar?
Keuntungan dan Kerugian Earnings Call bagi Perusahaan maupun Para Analis Keuangan
Australia Terapkan Aturan Baru: Hak untuk Mengabaikan Bos Setelah Jam Kerja